Daily News 19 February 2025
-
BCIC
Bank JTrust Indonesia Tbk.
-
Bank JTrust Indonesia Tbk. (BCIC) mampu menyudahi 2024 dengan mencatat kinerja, dan pertumbuhan positif. Per 31 Desember 2024 kredit tumbuh 11,09 persen yoy menjadi Rp26,53 triliun dari edisi sama 2023 senilai Rp23,88 triliun. Itu didukung kualitas kredit terjaga dengan baik. Di mana, rasio non performing loan (NPL) dalam kondisi sehat yaitu 1,43 persen (nett).
Pertumbuhan kredit bank didukung permodalan sehat dengan rasio CAR 13,9 persen, kondisi likuditas sehat dengan LCR di level 121,84 persen, dan pertumbuhan simpanan nasabah melalui instrumen tabungan, giro, dan deposito bank menjadi Rp33,90 triliun atau tumbuh 5,9 persen dari periode sama tahun sebelumnya.
Pada perkembangan pembiayaan hijau, bank mencatat 8,7 persen dari total portofolio kredit atau sebesar Rp2,32 triliun merupakan pembiayaan kepada kegiatan usaha berwawasan lingkungan (KUBL) sesuai pedoman teknis bagi bank terkait implementasi POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang penerapan keuangan berkelanjutan bagi lembaga jasa keuangan (LJK), emiten, dan perusahaan publik.
https://emitennews.com/news/melejit-1109-persen-kredit-bcic-2024-tembus-rp2653-triliun
-
BDMN
Bank Danamon Indonesia Tbk.
-
Bank Danomon Indonesia Tbk. (BDMN) sepanjang 2024 mengemas laba bersih Rp3,17 triliun. Melorot 9,42 persen dari episode sama tahun sebelumnya senilai Rp3,5 triliun. Menyusul hasil itu, laba bersih per saham dasar ikut menyusut ke level Rp325,30 dari sebelumnya Rp358,51.
Pendapatan bunga bersih Rp15,6 triliun, melonjak 2,56 persen dari posisi sama 2023 sejumlah Rp15,21 triliun. Itu terdiri dari pendapatan bunga Rp22,78 triliun, surplus dari akhir 2023 sebesar Rp20,21 triliun. Lalu, beban bunga terkumpul Rp7,18 triliun, bengkak 43,88 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp4,99 triliun.
Total pendapatan operasional lainnya Rp4,62 triliun, naik tipis dari Rp4,26 triliun. Itu meliputi pendapatan provisi dan komisi Rp1,44 triliun, naik dari Rp1,41 triliun. Imbalan jasa lain Rp2,48 triliun, melesat dari Rp2,3 triliun. Kerugian dari perubahan nilai wajar atas instrumen keuangan yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi Rp19,82 miliar, susut dari Rp213,8 miliar.
https://emitennews.com/news/merosot-942-persen-laba-bdmn-2024-sisa-rp317-triliun
-
DWGL
Dwi Guna Laksana Tbk.
-
Dwi Guna Laksana Tbk. (DWGL) meraih penjualan Rp3,33 triliun hingga periode 31 Desember 2024. Terjadi kenaikan dari penjualan Rp3,26 triliun di periode yang sama tahun sebelumnya.
Laporan keuangan perseroan Selasa (18/2/2025) menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp3,01 triliun dari Rp2,99 triliun dan laba bruto naik menjadi Rp322,74 miliar dari laba bruto Rp269,52 miliar.
Kemudian, laba operasional naik menjadi Rp269,81 miliar dari laba operasional Rp208,90 miliar. Laba sebelum pajak naik menjadi Rp149,85 miliar dari laba sebelum pajak Rp23,50 miliar.
Untuk laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp118,41 miliar naik dari laba tahun berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk Rp15,63 miliar tahun sebelumnya.
https://emitennews.com/news/hingga-desember-2024-penjualan-dwi-guna-laksana-dwgl-rp333t
-
PTRO
Petrosea Tbk
-
Emiten milik Prajogo Pangestu Petrosea Tbk. (PTRO) menyampaikan bahwa Minerva Digital Platform, teknologi digital yang dikembangkan internal merupakan bagian dari strategi digitalisasi perusahaan pada 2018 yang lalu.
Minerva Digital Platform hingga kini telah berhasil meningkatkan produktivitas dan efisiensi kegiatan operasional, serta mendukung pencapaian operational excellence.
Solusi digital ini menawarkan berbagai fitur inovatif yang mendukung proses penambangan secara lebih efektif dan efisien dengan mengintegrasikan seluruh business process dari hulu hingga hilir, termasuk mengoptimalkan penggunaan AI, big data dan advanced analytics.
https://emitennews.com/news/emiten-tambang-milik-prajogo-pangestu-ptro-makin-mendunia