Daily News 02 June 2025

June 02, 2025 No. 2814

BMAS

Bank Maspion Indonesia Tbk.

Bank Maspion Indonesia Tbk. (BMAS) tengah menjalani proses uji tuntas (due diligence) bersama sejumlah calon investor strategis, sebagai bagian dari upaya memenuhi ketentuan minimum kepemilikan publik (free float) sebesar 7,5%.

Saat ini, porsi kepemilikan publik di saham BMAS tercatat masih rendah, yakni sebesar 1,56%.

Sekretaris Perusahaan BMAS, Iwan Djayawasita, mengungkapkan bahwa satu investor asing asal Jepang telah menyatakan komitmennya untuk menjadi investor strategis di perseroan.

https://www.emitennews.com/news/bank-maspion-bmas-sebut-investor-jepang-mau-masuk

DEWA

Darma Henwa Tbk

Emiten jasa pertambangan, grup Bakrie Darma Henwa Tbk. (DEWA) menyampaikan bahwa telah mendaftarkan jaminan kepada Bank Central Asia Tbk. (BBCA) beserta kreditur sindikasi lainnya atas fasilitas pinjaman yang diperoleh perusahaan.

Ahmad Hilyadi Direktur DEWA dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa DEWA telah mendaftarkan jaminan fidusia atas mesin dan peralatan senilai Rp 2.880.086.277.736 sebagai agunan untuk mendukung fasilitas kredit sindikasi yang didapat emiten ini pada 31 Juli 2024 silam

Adapun nilai fasilitas kredit sindikasi yang diperoleh DEWA tercatat sebesar Rp 2,6 triliun.

“Pendaftaran jaminan fidusia ini tidak memiliki dampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha perusahaan,” ujar Director & Corporate Secretary Darma Henwa Ahmad Hilyadi dalam keterbukaan informasi, Jumat (30/5).

https://www.emitennews.com/news/grup-bakrie-dewa-daftarkan-jaminan-kredit-ke-bca-sindikasi-rp28t

MEDC

Medco Energi Internasional Tbk.

Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mencatat penurunan laba bersih yang tajam sebesar 76,13% pada kuartal I-2025 menjadi US$17,62 juta, dibandingkan US$72,65 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan laba ini terutama disebabkan oleh rugi bersih yang dialami entitas afiliasi Medco, Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN). Sepanjang tiga bulan pertama 2025, AMMN mencatatkan rugi bersih sebesar US$138,76 juta (sekitar Rp2,32 triliun), berbanding terbalik dengan kinerja pada kuartal I-2024 yang masih membukukan laba sebesar US$129,05 juta (sekitar Rp2,08 triliun).

Meskipun demikian, Medco tetap menunjukkan ketahanan operasional dengan mencatat pendapatan US$548,88 juta, naik dari US$544,17 juta, dan EBITDA meningkat menjadi US$332 juta.

https://www.emitennews.com/news/laba-medco-medc-drop-terseret-rugi-ammn-di-kuartal-i-2025

RAAM

Tripar Multivision Plus Tbk.

Komisaris Utama sekaligus pemegang saham pengendali Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM), Ram Jethmal Punjabi, kembali menambah porsi kepemilikan sahamnya dalam perseroan.

Direktur RAAM Vikas Chand Sharma dalam  keterangan tertulisnya pada Jumat (28/5/2025).bahwa Ram Jethmal membeli 500.000 lembar saham di harga Rp274?Rp280 per saham. 

Pembelian ini dilakukan untuk keperluan investasi langsung. Sebelumnya, pada awal bulan yakni, Jumat (2/5/2025), Ram juga tercatat membeli 481.300 saham RAAM di rentang harga Rp302?Rp310.

https://www.emitennews.com/news/pengendali-raam-borong-saham-lagi-harga-bawah