Daily News 04 June 2025

June 04, 2025 No. 2816

BBCA

Bank Central Asia Tbk

Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT. Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) bekerja sama meluncurkan produk reksa dana terbarunya, Reksa Dana Pasar Uang (RDPU) USD Manulife Liquid Fund USD Kelas A.

Menurut siaran resmi yang diterima IDNFinancials.com, reksa dana ini berinvestasi pada berbagai instrumen keuangan yang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) dengan tenor di bawah 1 tahun.

BCA dan MAMI merancang reksa dana ini sebagai pilihan instrumen investasi yang likuid dan bisa dicairkan kapan saja.

“[Reksa Dana Manulife Liquid Fund USD Kelas A] dirancang sebagai solusi investasi untuk beragam tujuan jangka pendek, di mana likuiditas modal serta kemampuan untuk mempertahankan nilai dana simpanan USD sangat dibutuhkan,” jelas Afifa, CEO & Presiden Direktur MAMI.

https://www.idnfinancials.com/id/news/54983/bca-dan-manulife-luncurkan-reksa-dana-manulife-liquid-fund-usd-kelas-a

CBDK

Bangun Kosambi Sukses Tbk.

Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) mengucurkan tambahan modal Rp91,65 miliar ke anak usahanya, PT. Cahaya Gemilang Indah Cemerlang (CGIC) dalam transaksi yang berlangsung Senin (2/6) kemarin.

Mengutip prospektus singkat CBDK pada Selasa (3/6) hari ini, setoran modal dilakukan bersama dengan pengambilalihan saham baru yang diterbitkan CGIC.

Setoran modal ini juga meningkatkan porsi saham CBDK di CGIC menjadi 71,68% dari 64,62%. Sementara itu porsi saham PT. Agung Sedayu (AS) dan PT. Tunas Mekar Jaya (TMJ) masing-masing 14,16%.

https://www.idnfinancials.com/id/news/54981/cbdk-kucurkan-rp91-65-miliar-ke-cgic

GEMS

Golden Energy Mines Tbk.

Golden Energy Mines Tbk. (GEMS), membagikan dividen interim sebesar US$100 juta atau sekitar Rp1,63 triliun, kepada para pemegang sahamnya.

“Perseroan menyetujui pembagian dividen interim tahun buku 2025 dengan nilai US$0,017 per saham. Dengan kurs BI tanggal 2 Juni 2025, sebesar Rp16.300 per dolar, nilai dividen per saham ini setara dengan sekitar Rp277,” tulis Manajemen GEMS, dalam keterbukaan informasi BEI, Senin (02/06) kemarin.

Sebagai informasi, GEMS sebelumnya telah membagikan dividen sebanyak 4 kali pada 2024, termasuk dividen interim sebanyak 3 kali. Pembayaran dividen terakhir untuk tahun buku 2024, yaitu senilai US$110 juta, dijadwalkan pada 5 Juni 2025.

https://www.idnfinancials.com/id/news/54982/gems-tebar-dividen-interim-us100-juta-simak-jadwalnya

SGER

Sumber Global Energy Tbk.

Sumber Global Energy Tbk. (SGER), lewat anak usahanya, PT. Hidrogen Peroxida Indonesia (HPI), telah menandatangani perjanjian kredit sindikasi sebesar Rp160 miliar pada 28 Mei 2025 lalu.

Berdasarkan keterangan resmi SGER, HPI sendiri merupakan anak usaha Perseroan dengan porsi kepemilikan 46%.

Kredit sindikasi ini disediakan oleh empat bank, yaitu Bank Victoria International Tbk. (BVIC), Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR), PT. Bank Pembangunan Daerah Sulselbar, dan Bank Sinarmas Tbk. (BSIM).

Kredit sindikasi ini merupakan tahap pertama pendanaan untuk HPI, yang akan digunakan untuk membangun pabrik hidrogen peroksida (H2O2) di Serang, Banten.

https://www.idnfinancials.com/id/news/54972/sger-raih-pinjaman-rp160-miliar-untuk-diversifikasi-ke-pabrik-h2o2