Daily News 21 July 2025
-
BUVA
Bukit Uluwatu Villa Tbk.
-
Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) akan menggeber right issue 4,8 miliar eksemplar. Penerbitan saham baru itu, dibalut dengan nilai nominal Rp50. Pengeluaran saham anyar itu, setara dengan 23,31 persen dari modal ditempatkan, dan disetor perseroan.
Tindakan itu, dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan sehingga memberi tambahan dana untuk mendukung kinerja perseroan. Apabila pemegang saham tidak melaksanakan hak memesan efek terlebih dahulu, kepemilikan pemegang sahamnya akan terkena dilusi dengan persentase maksimum 18,90 persen dari jumlah kepemilikan saham perseroan.
https://emitennews.com/news/tambah-porsi-emiten-menantu-mega-buva-right-issue-48-miliar-lembar
-
MTEL
Dayamitra Telekomunikasi Tbk.
-
Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) mengalokasikan bujet senilai Rp1 triliun. Anggaran tersebut diplot untuk aksi pembelian kembali saham alias buyback. Tindakan korporasi itu, akan digeber dalam tempo 12 bulan sejak mendapat restu investor.
Nah, untuk mengantongi izin pemodal, anak usaha Telkom Indonesia (TLKM) itu, akan menggeber rapat umum pemegang saham luar biasa pada 26 Agustus 2025 mendatang. Buyback manyasar maksimal 4,12 persen saham dari modal ditemptatkan, dan disetor penuh.
https://emitennews.com/news/izin-investor-mitratel-mtel-buyback-rp1-triliun
-
NICL
PAM Mineral Tbk.
-
Kinerja keuangan Pam Mineral Tbk. (NICL) mencetak lonjakan luar biasa pada semester I 2025. Emiten tambang ini berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp357,52 miliar, melesat 386% dibanding periode yang sama tahun lalu yang hanya mencatat laba Rp73,47 miliar.
Peningkatan tajam ini didorong oleh lonjakan penjualan hingga 150%, dari sebelumnya Rp419,19 miliar menjadi Rp1,05 triliun per akhir Juni 2025.
https://emitennews.com/news/nicl-cetak-laba-melejit-386-persen-di-semester-i-2025
-
WSKT
Waskita Karya (Persero) Tbk.
-
Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) menunjukkan kinerja positif sepanjang kuartal II 2025. Langkah efisiensi dan restrukturisasi mulai membuahkan hasil. Salah satunya, terlihat dari kenaikan laba bruto 14,4 persen year on year (yoy) atau Rp83,1 miliar.
Dengan begitu, nilainya menjadi Rp661,3 miliar dari sebelumnya Rp578,2 miliar. Waskita berhasil melakukan efisiensi biaya. Keberhasilan itu, terlihat dari penurunan beban keuangan mencapai 18,3 persen yoy dari Rp2,3 triliun pada kuartal dua tahun lalu menjadi Rp1,9 triliun.
https://emitennews.com/news/restrukturisasi-mulus-laba-bruto-wskt-naik-144-persen