Daily News 28 July 2025
-
MAIN
Malindo Feedmill Tbk
-
Malindo Feedmill Tbk. (MAIN) mengumumkan adanya aksi pembelian saham oleh pihak tertentu yang kini menjadi pemegang saham signifikan pada 18 Juli 2025. Corporate Secretary Andre Andreas Hendjan dalam keterangan resmi Selasa (22/7), mengungkapkan bahwa bahwa PT Leong Hup Jayaindo telah membeli sebanyak 44.559.550 lembar saham MAIN atau setara dengan 2% dari total saham yang beredar setara dengan Rp35,6 miliar.
Transaksi pembelian saham dilakukan pada 18 Juli 2025 dengan harga Rp800 per saham. Sebelum transaksi ini, PT. Leong Hup Jayaindo tidak memiliki saham MAIN sama sekali, alias 0% kepemilikan. Pasca transaksi, perusahaan yang berbasis di Indonesia tersebut resmi menjadi pemegang saham langsung dengan status bukan pengendali, namun masuk dalam kategori pemegang saham dengan kepemilikan lebih dari 5%―sesuai klasifikasi laporan keterbukaan informasi.
https://emitennews.com/news/main-ungkap-investor-baru-borong-445-juta-saham-harga-premium
-
OKAS
Ancora Indonesia Resources Tbk
-
Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) medio 2025 mengemas Laba bersih USD1,26 juta. Melorot 74,54 persen dari episode sama tahun lalu USD4,95 juta. So, laba bersih per lembar saham dasar emiten asuhan Gita Wirjawan tersebut menukik menjadi USD0,0005 dari sebelumnya USD0,0021.
Penjualan bersih USD76,08 juta, susut 14,52 persen dari periode sama tahun lalu USD89,13 juta. Beban pokok penjualan USD53,45 juta, turun dari posisi sama 2024 senilai USD62,84 juta. Laba kotor USD22,63 juta, turun dari episode sama tahun sebelumnya senilai USD26,29 juta.
Beban penjualan USD3,11 juta, susut dari USD3,76 juta. Beban umum dan administrasi USD5,91 juta, naik dari USD5,38 juta. Beban operasi lain-lain USD3,21 juta, drop dari surplus USD1,13 juta. Laba usaha USD10,39 juta, turun dari USD18,28 juta. Pendapatan bunga USD92,39 ribu, turun dari USD122,81 ribu.
https://emitennews.com/news/laba-anjlok-7554-persen-semester-i-2025-okas-defisit-usd122-juta
-
SMMT
Golden Eagle Energy Tbk.
-
Golden Eagle Energy Tbk. (SMMT) secara resmi menyelesaikan proses ambil alih seluruh saham PT. Bara Enim Sejahtera (BES), sesuai informasi yang disampaikan Susanti Nilam, Corporate Secretary SMMT pada Jumat (25/7). Akuisisi ini mencakup pengambilalihan sebanyak 128.155 lembar saham atau setara dengan 100% kepemilikan saham di BES.
Penyelesaian transaksi senilai Rp673,2 miliar tersebut dilakukan berdasarkan Perjanjian Akuisisi dan telah dinyatakan efektif pada 23 Juli 2025.
https://emitennews.com/news/golden-eagle-smmt-rampungkan-akuisisi
-
SSIA
Surya Semesta Internusa Tbk
-
Aksi perburuan saham Surya Semesta Internusa Tbk. (SSIA) terus berlanjut. Terjadi persaingan ketat antara Grup Djarum dengan emiten asuhan Prajogo Pangestu. Grup Djarum melalui Diwmuria Investama Andalan, dan Prajogo Pangestu via Chandra Asri (TPIA). Kali ini, Grup Djarum melalui Diwmuria Investama Andalan kembali bermanuver.
Menjala 31.617.500 helai alias 31,61 juta saham emiten pemilik kawasan industri Subang Smartpolitan, dan kawasan industri Karawang, Jawa Barat tersebut. Transaksi senyap tersebut telah ditahbiskan pada 16 Juli 2025. Seperti biasa transaksi dibantu penuh oleh Verdhana Sekuritas Indonesia, dan BCA Sekuritas. Hingga detik ini, transaksi akumulasi Dwimuria melalui BCA Sekuritas sebanyak 277,93 juta eksemplar. Lalu, via Verdhana Sekuritas tercatat 30,80 juta lembar.
Menyusul transaksi itu, timbunan saham Surya Semesta dalam kantong investasi Dwimuria menjadi 308,73 juta lembar alias setara dengan 6,56 persen. Surplus 0,67 persen dari episode sebelum transaksi dengan koleksi tidak kurang dari 277,11 juta lembar alias selevel 5,89 persen.
https://emitennews.com/news/gusur-emiten-prajogo-tpia-grup-djarum-kuasai-656-persen-saham-ssia