Daily News 01 September 2025

September 01, 2025 No. 2874

AADI

Adaro Andalan Indonesia Tbk.

Adaro Andalan Indonesia Tbk. (AADI) medio 2025 mencatat laba bersih USD428,68 juta. Melorot 50,09 persen dari periode sama tahun lalu senilai USD858,92 juta. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dulisian emiten Boy Thohir tersebut susut menjadi USD0,05505 dari USD0,12256. Pendapatan usaha USD2,39 miliar, anjlok 9,81 persen dari posisi sama tahun lalu USD2,65 miliar.

Beban pokok pendapatan USD1,7 miliar, mengalami persotan dari periode sama tahun sebelumnya USD1,87 miliar. Laba kotor USD695,52 juta, mengalami koreksi dari posisi sama tahun lalu USD777,17 juta. Beban usaha USD114,24 juta, menciut dari USD134,68 juta. Pendapatan lain-lain USD27,73 juta, drop dari USD301,84 juta.

Laba usaha USD609,01 juta, melorot dari USD944,33 juta. Biaya keuangan USD32,99 juta, bengkak dari USD28,04 juta. Penghasilan keuangan USD28,9 juta, mengalami perosotan dari USD56,6 juta. Bagian atas kerugian bersih entitas asosias dan ventura bersama USD9,33 juta, drop dari laba USD62,28 juta.

Laba sebelum pajak penghasilan USD595,59 juta. Beban pajak penghasilan USD114,31 juta, bengkak dari edisi sama tahun lalu USD112,4 juta. Laba periode berjalan USD481,28 juta, anjlok dari USD922,76 juta. 

https://emitennews.com/news/akhir-juni-2025-laba-emiten-boy-thohir-aadi-drop-5009-persen

BIKE

Sepeda Bersama Indonesia Tbk.

Sepeda Bersama Indonesia Tbk. (BIKE) atau emiten produk sepeda ini membukukan kenaikan laba sebesar 40% di episode paruh pertama 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dari Rp4,6 miliar menjadi Rp6,5 miliar. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan, terutama dari kontribusi produk sepeda listrik. United Bike dan Genio Bike menjadi dua merek yang paling dominan sekaligus populer di pasar.

Direktur Utama BIKE, Andrew Mulyadi, dalam keterangan resminya menyampaikan, “Varian sepeda listrik yang kami distribusikan sangat beragam, terutama dari United Bike. Selain modelnya yang unik, teknologi terbaru, pilihan warnanya sangat menarik, sehingga sangat diminati dan dicari oleh masyarakat. Terlebih dengan koleksi terbarunya yang menggunakan baterai Lithium.”

BIKE merupakan distributor utama United Bike, merek sepeda dan sepeda listrik Indonesia dengan varian inovatif dan beragam. Pada awal 2025, United Bike meluncurkan koleksi sepeda listrik berbasis baterai Lithium yang langsung menarik perhatian publik karena performa dan daya tahannya.

Hingga kini, delapan tipe telah beredar di pasaran, yaitu United Salvador CR, United Rugen DX, United Rugen N1, United Milano V1, United Espana TG, United Espana E1, United Espana V1, United Espana V1 edisi Barbie™.

https://emitennews.com/news/sepeda-bersama-bike-catat-laba-naik-40-persen-semester-i-2025

CPIN

Charoen Pokphand Indonesia Tbk

Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) meneken transaksi senilai Rp24,56 miliar. Transaksi itu, melibatkan lini usaha di lingkungan internal perseroan. Yaitu, Charoen Pokphand Jaya Farm, dan Istana Satwa Borneo. Di mana, Charoen Jaya Farm membeli tanah seluas 38.389 meter persegi, dan bangunan di atasnya Rp19,34 miliar, serta mesin dan peralatan Rp5,22 miliar.

Aset berlokasi di Desa Nusa Indah, Bati-Bati, Tanah Laut, Kalimantan Selatan itu, dibeli dari Astana Satwa. Transaksi afiliasi tersebut telah dipatenkan pada Kamis, 28 Agustus 2025. Tujuan transaksi adalah untuk fasilitas pembibitan unggas melalui entitas anak perseroan,” tukas Tjiu Thomas Effendy, Presiden Direktur Charoen Pokphand.

https://emitennews.com/news/cpin-kembali-tuntaskan-aksi-baru

OBMD

OBM Drilchem Tbk.

OBM Drilchem Tbk. (OBMD) medio 2025 laba bersih senilai Rp21,36 miliar. Mengalami perosotan 21 persen dari episode sama tahun sebelumnya sebesar Rp27,05 miliar. Dengan hasil itu, laba per lembar saham susut menjadi Rp26,50 dari sebelumnya Rp33,57. Penjualan bersih Rp83,43 miliar, mengalami koreksi 10,41 persen dari periode sama tahun lalu Rp93,13 miliar.

Beban pokok penjualan Rp4,51 miliar, mengalami penyusutan dari posisi sama tahun lalu Rp12,25 miliar. Laba kotor terkumpul Rp78,92 miliar, mengalami penciutan dari Rp80,87 miliar. Beban penjualan R11,37 miliar, bengkak dari Rp8,11 miliar. Administrasi dan umum Rp41,44 miliar, susut dari Rp42,4 miliar.

Laba usaha Rp26,1 miliar, mengalami koreksi dari Rp30,36 miliar. Pendapatan lainnya Rp897,76 juta, anjlok dari Rp4,22 miliar. Pendapatan keuangan Rp270,82 juta, meroket dari Rp60,16 juta. 

https://emitennews.com/news/laba-dan-pendapatan-jeblok-simak-kinerja-obmd-akhir-juni-2025