Daily News 03 September 2025

September 03, 2025 No. 2876

DMMX

Digital Mediatama Maxima Tbk.

Digital Mediatama Maxima Tbk. (DMMX) emiten yang begerak di bidang jasa platform media digital ini resmi mendirikan anak perusahaan terbaru bernama PT. Surya Mediatama Maxima pada Minggu (31/8/2025). Corporate Secretary DMMX, Risa Pramesti, dalam keterangan tertulis Selasa (2/9) menyampaikan bahwa komposisi kepemilikan saham perseroan di PT. Surya Mediatama Maxima sebesar 55% atau senilai Rp110 juta.

Risa Pramesti menjelaskan, pembentukan entitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan serta mendukung kegiatan komersial dan operasional perusahaan. Pendirian anak usaha tersebut dituangkan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas Nomor 44 tertanggal 31 Agustus 2025, di hadapan Notaris Chrystofer, SH., M.Kn. 

https://emitennews.com/news/dmmx-ungkap-langkah-baru-dukung-bisnis

KLBF

Kalbe Farma Tbk

Kalbe Farma Tbk. (KLBF) mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) di tengah kondisi pasar modal yang berfluktuasi signifikan. Corporate Secretary Kalbe Farma, Maria Teresa Fabiola, dalam keterangan resmi Selasa (2/9) menyampaikan bahwa langkah buyback ini merujuk pada kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait pelaksanaan pembelian kembali saham oleh emiten dalam kondisi pasar tidak stabil, sebagaimana diatur dalam POJK No. 13/2023 dan POJK No. 29/2023.

Buyback akan dilaksanakan mulai 4 September hingga 3 Desember 2025, atau maksimal tiga bulan. Perseroan menyiapkan dana internal hingga Rp250 miliar untuk aksi ini. Biaya transaksi yang timbul, termasuk jasa perantara pedagang efek, dibatasi paling banyak 0,1% dari total nilai buyback. Kalbe memperkirakan penggunaan dana internal untuk buyback akan menurunkan pendapatan bunga sekitar Rp2,5 miliar setelah periode pembelian selesai.

Namun, perseroan menilai dampak tersebut tidak signifikan terhadap kinerja keuangan secara keseluruhan. Buyback akan dilaksanakan mulai 4 September hingga 3 Desember 2025, atau maksimal tiga bulan. Perseroan menyiapkan dana internal hingga Rp250 miliar untuk aksi ini. Biaya transaksi yang timbul, termasuk jasa perantara pedagang efek, dibatasi paling banyak 0,1% dari total nilai buyback.

Kalbe memperkirakan penggunaan dana internal untuk buyback akan menurunkan pendapatan bunga sekitar Rp2,5 miliar setelah periode pembelian selesai. Namun, perseroan menilai dampak tersebut tidak signifikan terhadap kinerja keuangan secara keseluruhan.

https://emitennews.com/news/kalbe-farma-klbf-umumkan-buyback-saham-ini-alasannya

MORA

Mora Telematika Indonesia Tbk.

Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) per 30 Juni 2025 mengemas laba bersih Rp170,88 miliar. Anjlok 52,78 persen dari episode sama tahun lalu senilai Rp361,95 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar melorot menjadi Rp7 dari sebelumnya Rp15. Pendapatan Rp1,82 triliun, drop 15,34 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,15 triliun. Beban langsung Rp736,75 miliar, mengalami penyusutan dari episode sama 2024 sebesar Rp785,99 miliar.

Laba kotor tercatat Rp1,09 triliun, mengalami penciutan dari posisi sama tahun lalu Rp1,36 triliun. Beban usaha senilai Rp597,39 miliar, bengkak dari Rp540,37 miliar. Laba usaha Rp494,65 miliar, melorot dari Rp825,36 miliar. Penghasilan bunga Rp24,05 miliar, melesat dari Rp19,13 miliar. Laba selisih kurs Rp65,87 juta, melonjak dari minus Rp6,76 miliar. Laba pelepasan aset Rp313,49 juta, naik dari tekor Rp3,4 miliar.

https://emitennews.com/news/anjlok-53-persen-juni-2025-laba-mora-sisa-rp17088-miliar

PANI

Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.

Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) akan menggeber right issue 1.212.536.300 helai alias 1,21 miliar lembar. Pengeluaran saham baru itu, dibalut dengan nominal Rp100. Tindakan korporasi itu, akan digeber setelah mendapat izin pemegang saham. Nah, untuk memperoleh restu investor, emiten kongsian Aguan-Salim Group itu, akan meminta stempel dari pelaku pasar dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada 9 Oktober 2025 mendatang.

Berdasar skenario, dana hasil right issue akan digunakan sebagai berikut. Yaitu, senilai Rp16,12 triliun untuk menyuntik Bangun Kosambi Sukses (CBDK). Caranya, menyerap 2,5 miliar saham alias 44,10 persen dengan harga Rp6.450 per eksemplar. Saham sebanyak itu, masing-masing 1,25 miliar helai setara 22,05 persen milik Agung Sedayu (AS), dan Tunas Mekar Jaya (TMJ).

Selanjutnya, sisa dana right issue untuk penyertaan atas saham baru yang akan dikeluarkan oleh entitas anak perseroan, yaitu Cahaya Inti Sentosa, Karunia Utama Selaras, dan Panorama Eka Tunggal dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam masing-masing entitas anak perseroan.

https://emitennews.com/news/transaksi-jumbo-emiten-aguan-pani-right-issue-121-miliar-lembar