Daily News 17 December 2025

December 17, 2025 No. 2951

KLBF

Kalbe Farma Tbk

PT. Kalbe Farma Tbk. (KLBF) melalui anak usaha Global Onkolab Farma (GOF) mulai mengoperasikan fasilitas produksi radioisotop dan radiofarmaka, khususnya Fluorodeoxyglucose (FDG), yang krusial untuk menunjang layanan pencitraan PET/CT-Scan dalam deteksi dini kanker. Peresmian fasilitas ini dihadiri para pemangku kepentingan seperti Badan POM, Kementerian Kesehatan, dan Bapeten, dan diposisikan sebagai bagian dari komitmen Kalbe memperluas akses layanan kesehatan, terutama untuk penanganan kanker, di tengah keterbatasan fasilitas produksi radiofarmaka tersertifikasi di dalam negeri.

GOF disebut telah membangun dua fasilitas, yaitu di Jakarta dan Sidoarjo (Jawa Timur), dengan proses perizinan yang relatif cepat: sertifikasi CPOB dari Badan POM diterima dalam 33 hari kerja, NIE dalam 5 hari kerja, serta izin operasional Bapeten dalam 45 hari kerja. Produksi FDG ini diharapkan membantu rumah sakit memenuhi kebutuhan radiofarmaka untuk pemeriksaan PET/CT-Scan, sehingga akses pasien terhadap pemeriksaan penunjang kanker menjadi lebih cepat dan terjangkau, khususnya untuk cakupan wilayah Jawa Timur, Bali, hingga Sulawesi yang ditargetkan dapat dilayani lebih efektif dari fasilitas Sidoarjo.

Selain onkologi, Kalbe juga menyebut radiofarmaka berpotensi dimanfaatkan untuk kebutuhan medis lain seperti penilaian jantung, neurologi, Alzheimer, hingga gangguan psikiatri/mental, seiring kerja sama dengan sejumlah rumah sakit. Ke depan, kolaborasi dengan rumah sakit diharapkan menciptakan nilai tambah bagi layanan Oncology Center melalui ekosistem terapi kanker yang lebih komprehensif, mulai dari penyediaan obat kemoterapi, dukungan radioterapi dengan ketersediaan radiofarmaka untuk PET/CT-Scan, hingga produk nutrisi untuk perawatan kanker.

https://emitennews.com/news/kalbe-bangun-fasilitas-produksi-radiofarmaka-di-jawa-timur

KOTA

DMS Propertindo Tbk.

PT. DMS Propertindo Tbk. (KOTA) mengakuisisi aset villa premium di Bali senilai Rp200 miliar sebagai bagian dari strategi memperbesar kontribusi pendapatan berulang (recurring income) di tengah pemulihan industri pariwisata. Aset yang dibeli adalah The Leaf Jimbaran di kawasan Jimbaran, Bali, yang akan direbranding menjadi The Leaf Indies Jimbaran, menyasar segmen wisatawan menengah atas hingga premium di area Bali Selatan.

Properti ini berdiri di atas lahan sekitar 11.700 meter persegi dengan luas bangunan 4.943 meter persegi, dan pendanaannya menggunakan kombinasi pembiayaan dari grup serta fasilitas utang bank untuk menjaga keseimbangan struktur permodalan dan fleksibilitas ekspansi. Pengelolaan operasional akan dilakukan secara internal melalui Accola Hotel Indonesia, dengan tujuan meningkatkan kontrol kualitas layanan, efisiensi biaya, serta menyelaraskan strategi pemasaran dengan arah bisnis perseroan.

Manajemen menargetkan akuisisi ini menambah recurring income sekitar Rp25 miliar per tahun dari pendapatan kamar, layanan hospitality, dan optimalisasi fasilitas pendukung, seiring prospek Bali yang dinilai semakin positif didorong kenaikan arus wisatawan domestik dan mancanegara.

Aset ini dilengkapi kolam renang utama, spa, restoran, dan rooftop bar counter yang membuka peluang pendapatan non-kamar untuk memperkuat margin, sekaligus menegaskan fokus KOTA membangun portofolio aset produktif dan membuka ruang ekspansi lanjutan di properti dan hospitality.

https://emitennews.com/news/akuisisi-villa-di-bali-kota-bidik-recurring-income-rp25m-per-tahun

MUTU

Mutuagung Lestari Tbk.

PT. Mutuagung Lestari Tbk. (MUTU) merencanakan private placement sebanyak 314,28 juta saham baru atau setara 10% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh, dengan nilai nominal Rp25 per saham. Perseroan akan meminta persetujuan aksi tersebut melalui RUPSLB yang dijadwalkan pada 18 Desember 2025, sebelum eksekusi penambahan modal dilakukan.

Manajemen menyampaikan private placement ini ditujukan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung implementasi rencana pengembangan strategis 2026, dengan fokus ekspansi laboratorium, layanan halal, peningkatan kapasitas inspeksi, dan sertifikasi. Aksi ini diharapkan mempercepat program ekspansi dan memperkuat posisi MUTU sebagai pemain testing, inspection, and certification (TIC) dengan keunggulan kompetitif, sekaligus memperluas segmen layanan seperti halal, toksikologi, dan laboratorium pangan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha.

Seluruh dana hasil private placement dialokasikan sebagai belanja modal untuk pembangunan laboratorium halal centre, cosmetics & herbal centre, serta pengembangan laboratorium mineral emas, di mana aset hasil penggunaan dana tersebut menjadi aset milik perseroan. Dengan orientasi capex yang jelas, eksekusi pendanaan ini terutama diarahkan untuk menaikkan kapasitas layanan dan memperbesar basis pendapatan dari lini TIC yang bernilai tambah.

https://emitennews.com/news/bangun-lab-halal-centre-mutu-private-placement-314428-juta-lembar

PTRO

Petrosea Tbk

PT. Petrosea Tbk. (PTRO) mulai memperluas diversifikasi bisnis dengan mendirikan entitas baru di sektor kesehatan, yakni PT. Kinarya Medika Selaras (KMS). Perusahaan ini didirikan secara kolektif bersama anak usaha PT. Rekakarsa Karya Nusantara (RKN), menandai langkah PTRO untuk lebih serius menggarap lini usaha di luar core bisnisnya.

Pendirian KMS dituangkan dalam Akta Pendirian Perseroan Terbatas No. 24 tertanggal 15 Desember 2025 dan telah memperoleh pengesahan dari Menteri Hukum Republik Indonesia melalui SK No. AHU0107634.AH.01.01.Tahun 2025 pada tanggal yang sama. KMS akan menjalankan kegiatan usaha di bidang layanan, aktivitas kesehatan manusia dan sosial, serta mencakup aktivitas profesional, ilmiah, teknis, dan perdagangan eceran sesuai ruang lingkup usaha yang disampaikan manajemen.

Manajemen menyatakan pembentukan anak usaha ini diharapkan berdampak positif terhadap penguatan dukungan operasional sekaligus menjadi implementasi strategi pengembangan dan diversifikasi usaha perseroan. Ke depan, realisasi kontribusinya akan bergantung pada model bisnis dan eksekusi KMS, namun langkah ini mengindikasikan PTRO tengah menyiapkan sumber pertumbuhan baru untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

https://emitennews.com/news/diversifikasi-ptro-dirikan-entitas-usaha-sektor-kesehatan