Daily News 19 January 2026

January 19, 2026 No. 2969

BBYB

Bank Neo Commerce Tbk.

PT. Bank Neo Commerce Tbk. (BBYB) melaporkan realisasi penggunaan dana rights issue yang dirilis pada 2021. Saat itu total dana yang diperoleh bank dengan kode saham BBYB itu mencapai Rp2,5 triliun. Direktur Bank Neo Eri Budiono mengungkapkan, seluruh hasil rights issue tersebut sudah ludes. Di sini, antara rencana dan realisasi penggunaan dana tersebut berjalan secara garis lurus.

Rinciannya, penyaluran kredit Rp444,79 miliar. Kemudian kegiatan operasional Rp1 triliun. Bank Neo juga menggunakan dana rights issue untuk pengembangan teknologi informasi Rp681,45 miliar.

https://emitennews.com/news/bank-neo-commerce-bbyb-pakai-habis-dana-rights-issue-rp25-triliun

BNGA

Bank CIMB Niaga Tbk.

PT. Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) resmi mengantongi Persetujuan Prinsip dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS). Restu regulator tersebut diterbitkan pada 14 Januari 2026, sebagaimana tertuang dalam laporan keterbukaan informasi Perseroan. CIMB Niaga akan berlanjut melangkah ke tahap berikutnya yakni, pendirian Bank Umum Syariah atau BUS dengan nama PT. Bank CIMB Niaga Syariah. 

Pemisahan UUS ini merupakan bagian dari pemenuhan ketentuan POJK Nomor 12 Tahun 2023 tentang Unit Usaha Syariah, yang mewajibkan bank melakukan spin-off UUS sesuai batas waktu yang ditetapkan regulator.

https://emitennews.com/news/ojk-restui-unit-syariah-cimb-niaga-bnga-jadi-bus

MUTU

Mutuagung Lestari Tbk.

PT. Mutuagung Lestari Tbk. (MUTU) mencatatkan penambahan kewajiban keuangan setelah memperoleh top-up fasilitas kredit senilai Rp15 miliar. Fasilitas tersebut efektif berlaku 15 Januari 2026 dengan tenor 36 bulan, berdasarkan Akta Perjanjian Fasilitas Kredit Nomor 50/2026. Direktur SDM dan Keuangan MUTU, Sumarna dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu (18/1) menjelaskan bahwa tambahan kredit ini merupakan top-up dari fasilitas kredit berjalan dengan plafon awal Rp50 miliar.

Dengan penambahan tersebut, total plafon pinjaman MUTU kini meningkat menjadi Rp65 miliar. Sumarna menyampaikan, dana hasil penambahan kredit akan digunakan untuk membiayai perputaran piutang dan pengelolaan persediaan, seiring meningkatnya volume kegiatan operasional dan ekspansi layanan jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi. Dijelaskan pula bahwa fasilitas kredit ini ditujukan untuk memperkuat struktur modal kerja Perseroan.

https://emitennews.com/news/mutu-tambah-kredit-rp15-miliar-total-fasilitas-bank-naik-jadi-rp65m

NCKL

Trimegah Bangun Persada Tbk.

Glencore International Investment terus membuang saham PT. Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL). Monster tambang Swiss itu, diketahui secara berantai kembali melego 224.479.472 helai alias 224,47 juta lembar. Transaksi sebanyak enam kali dilakukan sejak 6 Januari 2026 hingga 14 Januari 2026. Transaksi perpindahan saham Grup Harita tersebut dibidani oleh Citibank NA. Rincian transaksi Glencore sebagai berikut.

Pada 6 Januari 2026, Glencore melepas 10 juta helai, pada 8 Januari 2026 menjual 64.237.600 saham, pada 9 Januari 2026 mendivestasi 122.450.600 lembar. Berikutnya, pada 12 Januari 2026, Glencore mengalihkan 49.372.900 eksemplar. Lalu, pada 13 Januari 2026, kembali Glencore membuang 14.079.200 saham. Dan, pada 14 Januari 2026, Glencore menjual 13.662.700 lembar.

Menyusul transaksi itu, timbunan saham Harita Nickel dalam pangkuan Glencore terus mengerucut. Tepatnya, menjadi tersisa 4,25 miliar saham alias 6,74 persen. Mengalami penyusutan sekitar 0,43 persen dari periode sebelum transaksis dengan koleksi 4,52 miliar helai setara 7,17 persen.

Sayangnya, transaksi dilakukan dalam tradisi senyap. Kalau dikalkulasi dengan harga rata-rata saham perseroan Rp1.323, transaksi bernilai Rp297,09 miliar. 

https://emitennews.com/news/agresif-glencore-kembali-lego-22447-juta-saham-grup-harita-nckl