Daily News 29 January 2026

January 29, 2026 No. 2977

ASLC

Autopedia Sukses Lestari Tbk.

PT. Autopedia Sukses Lestari Tbk. (ASLC) emiten milik Theodore Permadi Rachmat itu menyatakan optimistis menghadapi dinamika industri mobil bekas pada 2026 dengan mengandalkan penguatan ekosistem bisnis lelang dan ritel yang terintegrasi, meski daya beli masyarakat masih menjadi tantangan utama.

Presiden Direktur ASLC Jany Candra dalam keterangannya pada Selasa (27/1/2026) mengatakan, “Berbekal ekosistem JBA, Caroline.id, MotoGadai, dan Cartalog, kami membangun ekosistem jual beli kendaraan bekas secara online dan offline untuk seluruh segmen konsumen. Fokus kami menjadi omni-channel marketplace otomotif yang terpercaya.”

ASLC menilai peluang jangka panjang industri mobil bekas di Indonesia masih terbuka, seiring stagnasi pasar mobil baru akibat kenaikan harga. 

https://emitennews.com/news/aslc-andalkan-lelang-dan-ritel-kejar-pertumbuhan-dua-digit-di-2026

BBCA

Bank Central Asia Tbk

PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) baru saja merilis laporan keuangan konsolidasian yang diaudit untuk tahun buku 2025. Hasilnya, BBCA mampu membukukan pertumbuhan laba bersih dan sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar. Mengacu pada laporan keuangan Desember 2025, BBCA mencatatkan laba bersih tahun berjalan yang diatribusikan untuk pemilik sebesar Rp57,5 triliun. Artinya, laba bersih BBCA masih bisa tumbuh hingga 4,9% secara year-on-year (yoy).

Kinerja ini sejalan dengan ekspektasi pasar yang tercermin dari konsensus analis yang memperkirakan BBCA bakal meraup laba bersih sebesar Rp57,7 triliun. Dirinci lebih lanjut, pertumbuhan laba bersih BBCA juga ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang masih naik. Hingga 31 Desember 2025, bank dengan nilai kapitalisasi pasar terbesar di BEI tersebut mencatatkan pendapatan bunga bersih sebesar Rp85,8 triliun atau naik 4,0% yoy.

https://emitennews.com/news/kinerja-bbca-2025-sesuai-ekspektasi-prospek-2026-lebih-kinclong

BMHS

Bundamedik Tbk.

Memasuki 2026, industri kesehatan nasional bergerak ke fase yang semakin matang dan selektif, dengan pertumbuhan yang lebih bertumpu pada kualitas layanan, keselamatan pasien, serta keberlanjutan jangka panjang. Arah tersebut sejalan dengan dukungan pemerintah melalui peningkatan anggaran kesehatan dalam APBN 2026 untuk memperkuat program nasional dan kesiapan ekosistem layanan kesehatan.

Perubahan demografi, mulai dari meningkatnya populasi keluarga muda, prevalensi penyakit kronis, hingga bertambahnya kelompok usia lanjut, turut mendorong kebutuhan layanan kesehatan yang terintegrasi dan berkesinambungan. Kondisi ini menuntut rumah sakit tidak hanya memperluas kapasitas, tetapi juga membangun sistem layanan berbasis siklus hidup.

President Director PT. Bundamedik Tbk. (BMHS) Agus Heru Darjono menilai, diferensiasi di industri kesehatan kini tidak lagi ditentukan oleh kecepatan ekspansi, melainkan oleh konsistensi mutu layanan. “BMHS tidak hanya berfokus pada perluasan kapasitas, tetapi pada pengembangan layanan yang terintegrasi dan berkelanjutan sesuai kebutuhan kesehatan keluarga di setiap fase kehidupan,” ujarnya.

https://emitennews.com/news/emiten-layanan-kesehatan-bmhs-bidik-pertumbuhan-double-digit-pada-2026

TPIA

Chandra Asri Pacific Tbk.

PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) resmi mengoperasikan PT. Chandra Asri Sentral Solusi (CASS) sebagai Shared Service Center (SSC) guna mendorong efisiensi operasional dan penguatan tata kelola di lingkungan Chandra Asri Group. Melalui CASS, layanan back-office terintegrasi seperti keuangan, sumber daya manusia, pengadaan, dan operasional pelanggan dikelola secara terpusat.

Langkah ini ditujukan untuk meningkatkan standardisasi proses, fleksibilitas operasional, serta efisiensi biaya di seluruh entitas Grup, baik di Indonesia maupun regional. Dalam keterbukaan informasi, Rabu 28 Januari 2026, manajemen TPIA menyatakan bahwa pada tahap awal, CASS difokuskan untuk mendukung operasional Aster Chemical & Energy Pte. Ltd. perusahaan patungan Chandra Asri Group dan Glencore.

Pengelolaan layanan terpusat dari Indonesia diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional lintas wilayah.

https://emitennews.com/news/chandra-asri-perkuat-efisiensi-lewat-cass

WIFI

Solusi Sinergi Digital Tbk.

PT. Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) atau Surge resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT. Pos Indonesia (Persero) (“Pos Indonesia”) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pada 27 Januari 2026 dalam rangka memperluas pengembangan layanan digital yang terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia. Kerja sama ini merupakan langkah strategis kedua belah pihak dalam mengoptimalkan kapabilitas, jaringan, dan infrastruktur yang dimiliki untuk menciptakan sinergi bisnis yang saling menguntungkan.

Dengan mengombinasikan keunggulan SURGE di bidang teknologi dan solusi digital serta jaringan fisik dan operasional Pos Indonesia yang tersebar luas di seluruh Indonesia, kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan akses layanan, efisiensi operasional, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

https://emitennews.com/news/perkuat-ekosistem-digital-surge-wifi-gandeng-pt-pos-indonesia