Daily News 26 March 2026

March 26, 2026 No. 3010

BBRI

Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mengindikasikan pembagian dividen jumbo untuk tahun buku 2025, dengan total nilai mencapai sekitar Rp52,56 triliun atau setara 92 persen dari laba bersih. Merujuk informasi resmi website BBRI, perseroan menakar estimasi laba bersih konsolidasi yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp56,65 triliun untuk periode yang berakhir 31 Desember 2025.

Dari jumlah tersebut, dividen yang diusulkan minimal sebesar Rp343,4 per saham, dengan sebagian laba tetap ditahan untuk mendukung ekspansi usaha. Dengan jumlah saham beredar sebanyak 151.559.001.604 lembar, total dividen yang berpotensi dibagikan diperkirakan mencapai Rp52,56 triliun.

https://emitennews.com/news/aba-aba-dividen-jumbo-bbri-rp5256-triliun-setara-92-persen-laba-2025

CDIA

Chandra Daya Investasi Tbk.

Lonjakan laba PT. Chandra Daya Investasi Tbk. (CDIA) sepanjang 2025 menembus angka triple digit hingga 285 persen secara tahunan. Berdasarkan laporan keuangan di Bursa Efek Indonesia pada Rabu (25/3/2026), laba bersih emiten Prajogo Pangestu itu melesat 285,23 persen secara year on year (yoy) menjadi USD121,05 juta, dari USD31,42 juta pada 2024.

Menilik sisi pendapatan, CDIA membukukan kenaikan 44,77 persen yoy menjadi USD148,03 juta dari USD102,25 juta. Sejalan dengan itu, beban pokok pendapatan meningkat 22,73 persen yoy menjadi USD112,64 juta dari USD91,78 juta, sehingga laba kotor melonjak 238,33 persen yoy menjadi USD35,39 juta dari USD10,46 juta.

https://emitennews.com/news/terbang-285-persen-perolehan-laba-cdia-2025-sentuh-usd12105-juta

EMTK

Elang Mahkota Teknologi Tbk

PT. Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) alias Emtek sepanjang 2025 mencatat laba bersih Rp6,78 triliun. Melangit 361,9 persen dari periode sama tahun sebelumnya hanya Rp1,47 triliun. Dengan demikian, laba per saham dasar emiten teknologi asuhan Anthoni Salim tersebut menjadi Rp111,24 dari Rp24,11. Pendapatan bersih Rp19,12 triliun, melejit 56,34 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp12,23 triliun.

Beban pokok pendapatan Rp14,06 triliun, bengkak dari fase sama akhir 2024 senilai Rp8,17 triliun. Laba kotor Rp5,05 triliun, mengalami lonjakan dari edisi sama tahun sebelumnya Rp4,06 triliun. Beban penjualan Rp450,94 miliar, bengkak dari Rp259,48 miliar. Beban umum dan administrasi Rp3,58 triliun, bengkak dari Rp2,92 triliun. Laba penjualan aset tetap Rp8,89 miliar, melesat dari Rp3,28 miliar.

Laba selisih kurs Rp305,72 miliar, melonjak dari Rp244,13 miliar. Beban operasi lain-lain Rp129,93 miliar, bengkak dari Rp118,8 miliar.

https://emitennews.com/news/emiten-anthoni-salim-emtk-raup-laba-meroket-362-persen

WIFI

Solusi Sinergi Digital Tbk.

PT. Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI), emiten infrastruktur digital terkemuka di Indonesia, mengumumkan pencapaian kinerja keuangan audit yang sangat impresif untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025. Perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 147 persen secara tahunan (YoY), yang didorong oleh ekspansi masif pada jaringan serat optik dan layanan konektivitas fixed broadband.

Perseroan membukukan Laba Bersih Tahun Berjalan sebesar Rp632,9 miliar pada tahun 2025, melonjak 176 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya Rp229,27 miliar. Dari jumlah tersebut, Laba Bersih yang dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk mencapai Rp408,6 miliar atau naik hingga 76,75 persen dari periode tahun lalu yang hanya Rp231,28 miliar.

Pertumbuhan laba yang kuat ini berdampak positif pada Laba Per Saham Dasar, yang meningkat tajam dari Rp99,44 pada tahun 2024 menjadi Rp111,19 pada tahun 2025. Lonjakan ini mencerminkan peningkatan nilai yang signifikan bagi para pemegang saham seiring dengan pertumbuhan skala bisnis Perseroan.

https://emitennews.com/news/tumbuh-176-persen-surge-wifi-cetak-laba-rp6329-miliar-di-2025