Daily News 25 May 2026
-
BBTN
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
-
PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) sebagai bank plat merah fokus pada pembiayaan rumah telah menyalurkan kredit pembiayaan rumah (KPR) 6 juta unit untuk masyarakat kategori desil 3. Sebagaimana diketahui, desil 3 merupakan klasifikasi kelompok masyarakat urutan ke-21 persen hingga 30 persen tingkat kesejahteraan terendah secara nasional.
Pada program bantuan pemerintah, desil 3 dikategorikan sebagai kelompok hampir miskin. ”Kalau desil 3 KPR subsidi BTN ada 6 juta rumah dari awal program", tutur Direktur Utama Bank Tabungan Negara, Nixon LP Napitupulu dalam acara Jogja Financial Festifal di Jogja Expo Centar (JEC) Yogyakarta, Sabtu, 23 Mei 2026.
Menurut Nixon BTN dalam menyalurkan kredit perumahan, ada dua strategi utama yaitu, melalui program KPR subsidi, dan lewat bantuan pembangunan rumah swadaya bagi masyarakat dengan penghasilan paling rendah. Program KPR subsidi dirancang untuk masyarakat dengan batas maksimal penghasilan tertentu agar tepat sasaran kepada kelompok MBR.
https://emitennews.com/news/simak-ini-strategi-btn-salurkan-kredit-perumahan-bagi-masyarakat
-
INDY
Indika Energy Tbk
-
PT. Indika Energy Tbk. (INDY) memutuskan pembagian dividen USD3,01 juta. Itu setara Rp53,29 miliar dengan kurs Bank Indonesia 20 Mei 2026 di level Rp17.685 per dolar Amerika Serikat (USD). Alokasi dividen itu, sekitar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 senilai USD6,03 juta alias Rp106,59 miliar. So, para investor akan mendapat jatah dividen Rp10,24875 per lembar.
Dengan demikian, mengacu penutupan perdagangan saham edisi Jumat, 22 Mei 2026 di level Rp2.460, dividen yield INDY sekitar 0,42 persen. Lalu, sisa 50 persen atau USD3,01 juta dari laba dibukukan sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 20 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 02 Juni 2026.
https://emitennews.com/news/indy-salurkan-dividen-usd301-juta-cair-19-juni-2026
-
KIJA
Kawasan Industri Jababeka Tbk
-
PT. Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) mengamankan amunisi baru untuk pengembangan Kendal Industrial Park. Lewat anak usaha PT. Kawasan Industri Kendal (KIK), KIJA mengantongi fasilitas term loan Rp1,2 triliun dari PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Mengutip keterbukaan informasi Minggu (24/05/2026), KIK dan BRI menandatangani perjanjian fasilitas pinjaman non-revolving pada 21 Mei 2026. Kredit ini bertenor 10 tahun dengan availability period 24 bulan sejak diteken.
Dana hasil pinjaman akan dipakai untuk keperluan umum korporasi, terutama pengembangan lahan dan pembangunan infrastruktur pendukung Kendal Industrial Park. Sebagai jaminan, KIK menyerahkan aset tanah tertentu, aset tetap, serta piutang terkait pengembangan kawasan.
https://emitennews.com/news/kantongi-kredit-rp12-triliun-dari-bri-kija-kebut-ekspansi-di-kendal
-
NCKL
Trimegah Bangun Persada Tbk.
-
PT. Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) bakal menggeber buyback senilai Rp1 triliun. Aksi emiten Grup Harita tersebut akan dilakukan dalam tempo 12 bulan. Itu terhitung sejak rencana tersebut mendapat restu dari para investor via rapat umum pemegang saham tahunan. Oleh karena itu, NCKL akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan pada 30 Juni 2026 mendatang.
Anggaran buyback tersebut sudah termasuk biaya perantara pedagang efek, dan biaya lainnya. NCKlP melakukan buyback dengan sejumlah pertimbangan. Salah satunya harga pasar saham saat ini belum mencerminkan nilai sesungguhnya, walau perseroan telah menunjukkan kinerja cukup baik. Pelaksanaan buyback tidak akan berdampak terhadap pendapatan perseroan.
https://emitennews.com/news/grup-harita-nckl-siapkan-buyback-rp1-triliun