KSI Fixed Income Update 19 August 2026

August 19, 2026
Download PDF

Pasar obligasi domestik menguat secara bulanan, meski yield kembali naik secara harian. Yield SUN 10 tahun naik 4 bps ke 7,10%, sementara tenor 5 tahun stabil di 6,94%. Dalam sebulan terakhir, yield 10 tahun dan 5 tahun masing-masing turun 19 bps dan 29 bps. Rupiah sedikit melemah ke sekitar Rp17.850/USD menjelang keputusan suku bunga Bank Indonesia hari ini. Transaksi SUN meningkat ke Rp80,28 triliun dari Rp76,04 triliun, sementara transaksi obligasi korporasi naik ke Rp9,81 triliun dari Rp8,94 triliun. CDS Indonesia 5 tahun naik ke 84,65 dari 84,12, menunjukkan sedikit peningkatan persepsi risiko. Di pasar global, yield US Treasury 10 tahun naik menuju 4,75%, level tertinggi dalam 20 bulan, di tengah meningkatnya penerbitan utang dan kekhawatiran inflasi yang persisten. Yield JGB 10 tahun naik ke sekitar 2,95%, tertinggi sejak 1996, didorong kekhawatiran fiskal dan ekspektasi kenaikan suku bunga BoJ dalam waktu dekat. Sementara itu, yield UK Gilt 10 tahun kembali menembus 5,0%, dipicu kenaikan harga minyak dan risiko inflasi akibat konflik Iran, meski pelemahan pasar tenaga kerja membatasi kenaikan yield.