Daily News 26 May 2025

May 26, 2025 No. 2811

BRMS

Bumi Resources Minerals Tbk.

Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) mendapat pembiayaan senilai Rp2 triliun dari sindikasi beranggotakan lima bank. Dana dari sindikasi Bank Mega itu, digunakan antara lain untuk membayar pinjaman. Bank Mega Syariah berpartisipasi dalam penyaluran pembiayaan sindikasi sebesar Rp500 miliar. Bank lainnya dalam sindikasi tersebut, Bank Mega, Allo Bank, Bank SulutGo, dan Bank Sulteng.

Bank Mega Syariah menjadi satu-satunya bank syariah yang turut serta memberikan pembiayaan. Bank Mega menjadi arranger dalam sindikasi tersebut. Adapun Bank yang memberi fasilitas pembiayaan dalam sindikasi tersebut adalah Bank Mega, Bank Mega Syariah, Allo Bank, Bank SulutGo, dan Bank Sulteng.

Perjanjian kerja sama sindikasi pembiayaan dengan arranger Bank Mega yang berlangsung di Jakarta, Jumat (23/5/2025) itu, ditandatangani oleh Adika Aryasthana Bakrie dan Charles Daniel Gobel selaku Direktur Bumi Resources Minerals 

Dari pihak Bank Mega Syariah, penandatanganan oleh Guritno,  Corporate & Business Banking Division Head dan Irsal, Corporate Business Manager.

https://www.emitennews.com/news/kredit-rp2t-dari-sindikasi-bank-mega-untuk-bumi-resources-brms

BSDE

Bumi Serpong Damai Tbk

Emiten Grup Sinarmas Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) hingga Kuartal I-2025 mencatat pendapatan anjlok 28,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi Rp2,7 triliun. 

Laba bersih kuartal I -2025 anjlok 77,7 persen menjadi Rp320,6 miliar. Pada periode sebelumnya di kuartal I-2024 laba bersih masih mencapai Rp1,436 triliun.

Berdasarkan Laporan keuangan BSDE yang diterbitkan Sabtu (24/5) disebutkan anjloknya pendapatan dipicu, penjualan tanah dan bangunan yang tergerus 35,2 persen secara tahunan menjadi Rp2,073 triliun. 

Selain itu, pendapatan sewa menyusut 0,85 persen secara tahunan menjadi Rp232,73 miliar.

https://www.emitennews.com/news/ambles-77-persen-laba-bsde-grup-sinarmas-sisa-rp3206m-di-q1-2025

BUKA

Bukalapak.com Tbk.

Bukalapak.com Tbk. (BUKA) mengemas dana taktis Rp13,89 miliar. Itu dari pelaksanaan private placement berskema Management and Employee Stock Option Subject Program (MESOP) tercatat 17,74 juta helai. MESOP tahap I itu, dibalut harga Rp783 per eksemplar.

Dengan demikian, dari pelaksanaan opsi itu, baru terserap 0,35 persen dari total MESOP tahap I sebanyak 5,01 miliar lembar senilai Rp3,92 triliun. So, opsi belum dilaksanakan tersisa 5 miliar eksemplar setara dengan Rp3,91 triliun.  

Menyusul penuntasan MESOP tahap I periode edisi 1 April 2025 sampai 23 Mei 2025 itu, total presentase dilusi saham dari seluruh pemegang saham perseroan sebesar 0,0172 persen. ”Jumlah opsi belum dilaksanakan, dan masih berlaku tercatat 5 miliar,” tegas Cut Fika Lutfi, Corporate Secretary Bukalapak.com.

https://www.emitennews.com/news/mesop-buka-rp467-triliun-berakhir-telusuri-hasilnya

MTEL

Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp5,3 triliun sepanjang 2025 untuk menangkap peluang pertumbuhan di industri menara yang diproyeksikan meningkat 1,8% secara tahunan. 

Investasi ini menurut Sekretaris Korporasi MTEL Hendra Purnama, nantinya akan bersumber dari kas internal dan dialokasikan untuk penguatan infrastruktur serta ekspansi bisnis organik dan anorganik.

Menurut keterangan tertulis Hendra pada Jumat (23/5), Pada kuartal I 2025, MTEL mencatatkan penambahan 391 tenant baru, sehingga total tenant menjadi 60.259. Hingga akhir tahun, perusahaan menargetkan tambahan 2.500 tenant. Di sisi infrastruktur fiber optik, MTEL telah menambah 2.525 km jaringan billable baru dengan total fiber mencapai 63.631 km per akhir Maret 2025. Selain itu, MTEL juga menambah 189 menara baru dan kini mengelola 39.593 menara secara nasional.

https://www.emitennews.com/news/mitratel-mtel-siapkan-capex-2025-rp53t-buat-apa