Daily News 16 June 2025

June 16, 2025 No. 2822

BUVA

Bukit Uluwatu Villa Tbk.

Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) akan melakukan penawaran umum terbatas (PUT) sebanyak 3,6 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp50, atau mewakili 17,48% dari modal perusahaan saat ini. Tujuannya adalah untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan untuk meningkatkan kinerja. Pemegang saham yang tidak melaksanakan HMETD akan mengalami dilusi kepemilikan saham maksimum sebesar 14,88%.

Dana yang diperoleh akan digunakan untuk ekspansi usaha atau pembayaran utang. Setiap dana yang dialokasikan untuk transaksi utama akan mengikuti persyaratan hukum. 
Inisiatif yang telah disetujui oleh para investor dalam pertemuan pada 22 Juli 2025 ini harus dilaksanakan dalam waktu 12 bulan. Pemegang saham yang memenuhi syarat untuk berpartisipasi harus terdaftar sebelum 26 Juni 2025.

https://emitennews.com/news/izin-investor-buva-rancang-right-issue-36-miliar-lembar

ENRG

Energi Mega Persada Tbk

Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) berencana untuk melakukan private placement sebanyak 2,48 miliar saham atau mewakili 10 persen dari saham yang telah diterbitkan, untuk meningkatkan struktur modal dan posisi keuangan. Proses ini akan berlangsung dalam waktu dua tahun setelah persetujuan investor pada pertemuan yang dijadwalkan pada 26 Juni 2025.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham ini akan dialokasikan sebesar 70 persen untuk kegiatan pengeboran oleh anak perusahaan, PT Imbang Tata Alam, di Blok Selat Malaka. Biaya yang diperlukan untuk pengeboran termasuk pengadaan jasa dan material seperti casing, tubing, dan peralatan. Sisa dana sebesar 30 persen akan digunakan sebagai modal kerja anak perusahaan.

Langkah-langkah tersebut bertujuan untuk mendukung kegiatan operasional perusahaan dan memperkuat posisinya dalam industri.

https://emitennews.com/news/bor-blok-ini-grup-bakrie-enrg-private-placement-248-miliar-lembar

KBLM

Kabelindo Murni Tbk

Kabelindo Murni Tbk. (KBLM) membagikan dividen sebesar Rp22,4 miliar kepada para investornya, atau sekitar 28,09% dari laba bersih tahun buku 2024 yang mencapai Rp77,37 miliar. Para investor akan menerima dividen sebesar Rp20 per saham. Dana cadangan sebesar Rp300 juta disisihkan, dan sisa 70% dari laba bersih sebesar Rp54,67 miliar dibukukan sebagai laba ditahan.

Rencana pembagian dividen ini sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang diselenggarakan pada tanggal 11 Juni 2025. Jadwal pembagian dividen meliputi cum dan ex dividen pada 19 dan 20 Juni, cum dan ex dividen tunai pada 23 dan 24 Juni, serta tanggal pencatatan dividen untuk pemegang saham pada 23 Juni 2025.

Pembayaran dividen akan dilakukan pada 11 Juli 2025, berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2024, dengan posisi keuangan perusahaan yang kuat meliputi laba bersih, saldo laba, dan total ekuitas masing-masing sebesar Rp 77,37 miliar, Rp 297,88 miliar, dan Rp 1,42 triliun.

https://emitennews.com/news/kabelindo-kblm-tabur-dividen-rp20-per-lembar-tengok-jadwalnya

PGEO

Pertamina Geothermal Energy Tbk.

Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) menunjukkan dedikasinya dalam mendukung transisi energi bersih di Indonesia dengan melakukan sinkronisasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 2 yang pertama di Sumatera Selatan. Sinkronisasi ini awalnya beroperasi pada 10 persen dari kapasitas 55 MW yang direncanakan, menandai kemajuan menuju operasi penuh pada Juni 2025.

Direktur Operasi PGE menekankan pentingnya pencapaian ini untuk menyelaraskan dengan tujuan dekarbonisasi dan efektivitas manajemen proyek, yang bertujuan untuk memberikan kontribusi yang signifikan terhadap bauran energi bersih.

Unit baru ini akan meningkatkan kapasitas panas bumi di daerah tersebut sebesar 55 MW, dengan total 110 MW dan menghasilkan 481 GWh per tahun, cukup untuk menghidupi lebih dari 252 ribu rumah tangga setiap hari dan mendukung kebutuhan transportasi di wilayah tersebut.

https://emitennews.com/news/kebut-kapasitas-1-gw-pgeo-mainkan-serangkaian-jurus-ini