Daily News 17 June 2025
-
CHIP
Pelita Teknologi Global Tbk.
-
Emiten produsen cip dan pengembang sistem teknologi, Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP) menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih hingga 5%?10% pada 2025.
Direktur Keuangan Pelita Teknologi Global, Hasri Zulkarnain menyampaikan, untuk tahun ini manajemen telah memasang target pertumbuhan omzet sebesar 5%?10% dibandingkan realisasi tahun buku 2024.
“Pertumbuhan ini akan didukung oleh buah investasi dari penambahan mesin, yang meningkatkan kapasitas produksi kami,” jelasnya dalam paparan publik, Senin (16/6).
Melansir laporan keuangan tahun buku 2024, CHIP membukukan penjualan sebesar Rp 197,22 miliar. Ini turun 39,69% secara tahunan atau Year on Year (YoY) dari Rp 327,04 miliar di 2023.
https://industri.kontan.co.id/news/pelita-teknologi-global-chip-targetkan-kinerja-naik-10-di-tahun-2025
-
GOTO
GoTo Gojek Tokopedia Tbk.
-
Goto Group / GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) bakal mengalihkan saham treasuri 32,18 miliar lembar. Saham hasil buyback itu, akan dilepas secara bertahap dalam tempo 3 tahun. Tindakan itu, akan dilakukan melalui skema Management and Employee Stock Option Program alias MESOP.
Aksi tersebut bakal digelar setelah mendapat lampu hijau dari para investor. Di mana, perseroan akan meminta izin pemodal dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Rabu, 18 Juni 2025. Peserta berhak ikut rapat harus tercatat sebagai pemegang saham pada 26 Mei 2025.
Sumber saham yang akan dialihkan merupakan saham hasil buyback. Ya, perseroan telah menuntaskan buyback edisi 12 Juni 2024 hingga 11 Juni 2025. Sepanjang periode buyback itu, perseroan menjala 32,18 miliar saham seri A.
https://emitennews.com/news/izin-investor-goto-alihkan-saham-treasuri-3218-miliar-lembar
-
NCKL
Trimegah Bangun Persada Tbk.
-
Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) menyiapkan belanja Rp1 triliun. Dana taktis tersebut diplot untuk pembelian kembali saham alias buyback. Buyback tahap II itu, akan dilakukan dalam tempo 12 bulan.
Buyback tahap II itu, akan dilakukan secara bertahap. Tentu setelah mendapat restu dari para pemodal dalam rapat umum pemegang saham tahunan. Ya, perseroan akan meminta izin investor dalam rapat pada 18 Juni 2025.
Buyback itu dilakukan berdasar ketentuan peraturan otoritas Jasa Keuangan nomor 29/2023. Selain itu, perseroan juga telah menyetop aksi pembelian kembali saham tahap I. Penghentian buyback tahap I tersebut efektif terhitung sejak 16 Juni 2025.
https://emitennews.com/news/buyback-trimegah-persada-nckl-siagakan-rp1-triliun
-
RGAS
Kian Santang Muliatama Tbk.
-
Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS) mengalokasikan belanja modal alias capital expenditure (capex) sebesar Rp 7 miliar sampai dengan Rp 8 miliar untuk menggelar ekspansi di 2025.
Direktur Kian Santang Muliatama Sutarno menyampaikan jumlah capex yang disiapkan manajemen pada tahun ini, tidak berubah banyak dari alokasi untuk mendanai ekspansi pada 2024.
Namun yang berbeda ialah penggunaan dana capex. Sutarno menjelaskan pada 2024, capex mayoritas digunakan untuk pembelian pembelian lahan dan membangun perkantoran.
“Tapi untuk tahun ini, menggunakan capex akan bergeser dan fokus untuk pengadaan peralatan kerja proyeksi, seperti kendaraan operasional dan perangkat lunak pendukung,” katanya dalam paparan publik, Senin (16/6).
https://industri.kontan.co.id/news/ekspansi-kian-santang-muliatama-rgas-anggarkan-capex-rp-8-miliar