Daily News 22 August 2025

August 22, 2025 No. 2868

BRMS

Bumi Resources Minerals Tbk.

Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) belum ada rencana membangun fasilitas pemurnian emas secara mandiri. Pasalnya, biaya pemurnian alias processing fee masih terjangkau. Namun, tidak menutup kemungkinan perseroan mengkaji di masa depan.  ”Kemungkinan selalu terbuka.  Perseroan tidak menutup kemungkinan untuk melakukan kajian pembangunan fasilitas pemurnian seperti Aneka Tambang (ANTM), dan Hartadinata (HRTA) di masa mendatang,” tukas Muhammad Sulthon, Direkrur dan Sekretaris Perusahaan Bumi Resources Minerals. 

Saat ini, perseroan tengah fokus mengembangkan aset-aset perseroan. Antara lain penyelesaian pembangunan tambang emas bawah tanah di Palu, kegiatan pengeboran untuk menemukan mineralisasi di Gorontalo, dan kelanjutan kegiatan eksplorasi di Banten, dan di Aceh.

https://emitennews.com/news/soal-fasilitas-pemurnian-emas-grup-bakrie-brms-beber-fakta-ini

BRPT

Barito Pacific Tbk.

Barito Pacific Tbk. (BRPT) mendapat suntikan pendanaan USD505,5 juta. Dana segar tersebut mengucur deras dari Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI). Transaksi perjanjian fasilitas kredit dan fasilitas forex line tersebut telah diteken pada 21 Agustus 2025. Fasilitas pendanaan itu, berupa fasilitas kredit berjangka yang bersifat commited dan non-revolving dengan plafond maksimal USD252,75 juta. Kemudian, berdasar perjanjian forex line, perseroan memperoleh guyuran dana senilai USD252,75 juta. 

Berdasar skenario, seluruh dana dari perjanjian kredit tersebut akan digunakan oleh emiten asuhan Prajogo Pangestu tersebut untuk mendukung operasional secara umum alias general corporate purposes termasuk dan tidak terbatas untuk refinancing. Yaitu, berupa pelunasan atas utang perseroan berdasar facility agreement for a term loan/standby letter of credit facility pada 5 Agustus 2020.

Selanjutnya, seluruh dana dari perjanjian forex line, akan digunakan untuk keperluan lindung nilai transaksi derivatifve dengan jenis interest rate swap (IRS). 

https://emitennews.com/news/emiten-prajogo-brpt-tarik-dana-jumbo-dari-bbri-intip-detailnya

MEDC

Medco Energi Internasional Tbk.

Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) melalui anak perusahaannya Medco Energi Thailand (Bualuang) Limited dan Medco Energi Thailand (E&P) Limited, telah menerima persetujuan dari Pemerintah Thailand atas perpanjangan masa produksi Lapangan Minyak Bualuang (Blok B8/38) di Teluk Thailand. Masa produksi ini diperpanjang hingga 23 Oktober 2035 yang mendukung keberlanjutan operasi serta memperkuat komitmen Perseroan di kawasan tersebut.

Rencana pengembangan jangka panjang Perseroan diarahkan untuk meningkatkan produksi Bualuang dan memaksimalkan nilai aset melalui investasi pada debottlenecking, workover, pengeboran sumur pengembangan, serta eksplorasi di sekitar wilayah kerja.

https://emitennews.com/news/medcoenergi-medc-raih-perpanjangan-produksi-minyak-bualuang-thailand

PALM

Provident Investasi Bersama Tbk.

Provident Investasi Bersama Tbk. (PALM) bakal menawarkan obligasi senilai Rp420 miliar. Surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan II dengan proyeksi Rp5 triliun. Dan, hingga detik ini perseroan telah merilis obligasi sebesar Rp2,54 triliun.  Kali ini, obligasi tahap V tahun 2025, surat utang akan diterbitkan dalam dua seri. Seri A sebesar Rp50 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,50 persen per tahun, berjangka 367 hari.

Seri B sejumlah Rp370 miliar dengan tingkat bunga tetap 9 persen per tahun berdurasi 3 tahun sejak tanggal emisi. Bunga obligasi dibayar setiap tiga bulan. Bunga obligasi pertama akan dibayarkan pada 26 November 2025. Sedang bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan akan dibayar pada 3 September 2026 untuk seri A, dan 26 Agustus 2028 untuk seri B.

Pelunasan masing-masing seri obligasi akan dilakukan secara penuh pada saat jatuh tempo.

https://emitennews.com/news/refinancing-palm-tawarkan-obligasi-rp420-miliar