Daily News 27 August 2025
-
BBTN
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
-
Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), organisasi gereja terbesar Indonesia dan Asia Tenggara. Itu dilakukan untuk kerja sama penyediaan layanan perbankan bagi pengurus, dan jemaat sebagai upaya meningkatkan dana murah, ritel dan institusional. Menggandeng HKBP dengan 6,5 juta jemaat, BTN menunjukkan keseriusan untuk menjadi penyedia layanan keuangan lebih komprehensif didukung keunggulan layanan digital.
Pada kerja sama itu, BTN akan menyediakan produk tabungan khusus bagi jemaat, solusi pengelolaan dana gereja melalui layanan Bale Korpora, solusi transaksi jemaat HKBP melalui Bale by BTN. Lalu, solusi akses pembiayaan terjangkau untuk kepemilikan rumah, dan kredit lainnya untuk Yayasan Universitas Nomensen HKBP.
BTN bekerja sama dengan HKBP karena organisasi gereja itu, telah berusia lebih dari 160 tahun, dan telah berkontribusi besar bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Itu selaras dengan BTN yang mendorong inklusi keuangan, dan kesejahteraan masyarakat.
https://emitennews.com/news/inklusi-bbtn-layani-transaksi-perbankan-65-juta-jemaat-hkbp
-
GZCO
Gozco Plantations Tbk
-
Gozco Plantations Tbk. (GZCO) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) saham dengan alokasi dana maksimal Rp40 miliar yang akan bersumber dari kas internal perusahaan. Liviana, Sekretaris Perseroan GZCO menyebutkan buyback akan berlangsung pada 27 Agustus?17 September 2025 melalui Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan menunjuk PT. Semesta Indovest Sekuritas sebagai perantara transaksi.
“Pelaksanaan buyback ini bertujuan menjaga stabilitas pasar modal, meningkatkan nilai pemegang saham, sekaligus memperkuat kinerja saham perusahaan. Saham yang dibeli kembali akan disimpan sebagai saham treasury sesuai aturan yang berlaku,” tulis Liviana dalam keterangan resmi, Selasa (26/8).
https://emitennews.com/news/gozco-plantations-gzco-umumkan-buyback-saham
-
MMLP
Mega Manunggal Property Tbk.
-
Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) mengumumkan pengunduran diri lima jajaran petingginya sekaligus, termasuk Direktur Utama. Corporate Secretary MMLP, Jeremy Muliawan, dalam keterangan tertulis Senin (25/8) menyebut, perseroan telah menerima surat pengunduran diri Hungkang Sutedja dari posisi Direktur Utama pada 22 Agustus 2025.
Tak hanya itu, Gomos Benjamin Silitonga (Direktur), Paulus Ridwan Purawinata (Komisaris Utama), Zainul Abidin Bin Mohammed Rasheed (Komisaris), serta Ho Kee Sin (Komisaris Independen) juga mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.
https://emitennews.com/news/dicaplok-astra-lima-petinggi-mega-manunggal-mmlp-kompak-mundur
-
TRJA
Transkon Jaya Tbk.
-
Selaku pemegang saham Transkon Jaya Tbk. (TRJA), PT. Damai Investama Sukses, telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada 21 dan 22 Agustus 2025. Dalam keterangan tertulisnya Selasa (26/8/2025), Corporate Secretary TRJA, Alexander J. Syauta menyampaikan bahwa Damai Investama Sukses telah menjual sebanyak 261.300 lembar saham TRJA di harga Rp138-Rp140 per helai.
"Tujuan dari transaksi adalah untuk Divestasi dengan kepemilikan saham langsung," tutur Alexander J. Syauta. Setelah transaksi tersebut, maka kepemilikan saham PT. Damai Investama Sukses di TRJA berkurang menjadi 109,6 juta lembar saham setara dengan 7,26%.
https://emitennews.com/news/damai-investama-kembali-kurangi-kepemilikan-saham-transkon-trja
-
WIKA
Wijaya Karya (Persero) Tbk
-
Ini kinerja positif sekaligus optimisme Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA). WIKA membukukan capaian kontrak baru Rp4,78 triliun hingga Juli 2025. Pencapaian ini mencerminkan kinerja positif sekaligus optimisme dalam memperkuat posisi sebagai salah satu perusahaan konstruksi nasional berorientasi pada bisnis yang berkelanjutan.
Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (26/8/2025), Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito (BW) menegaskan komposisi kontrak baru WIKA hingga Juli 2025 masih didominasi oleh sektor industri penunjang konstruksi sekitar 49,70% dari total kontrak.
Untuk sektor infrastruktur dan gedung yang memberikan kontribusi sebesar 33,68%. Sektor energi dan industrial plant sebesar 7,87%, diikuti oleh properti sebesar 6,66%, serta investasi yang berkontribusi 2,08%.
https://emitennews.com/news/kontrak-baru-wika-rp478-triliun-dominan-industri-penunjang-konstruksi