Daily News 09 September 2025

September 09, 2025 No. 2879

BSDE

Bumi Serpong Damai Tbk

Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) menargetkan marketing sales Rp10 triliun di 2025, naik tipis dari Rp9,72 triliun tahun lalu. Hingga semester I-2025, realisasi sudah mencapai Rp5,08 triliun (51%), terdiri dari residensial Rp2,18 triliun, komersial Rp2,26 triliun, dan JV Rp629 miliar. Manajemen optimistis target tercapai, ditopang insentif PPN DTP 100% (kontribusi Rp800 miliar) serta peluncuran produk baru di BSD City,

Grand Wisata, dan Kota Wisata.BSDE mengelola cadangan lahan 4.380 ha senilai Rp17,55 triliun. Semester I-2025 mencatat pendapatan Rp6,39 triliun dan laba bersih Rp1,29 triliun.

https://industri.kontan.co.id/news/bumi-serpong-damai-bsde-pacu-penjualan-di-semester-ii-2025-ini-penyebabnya

MEDC

Medco Energi Internasional Tbk.

Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), melalui anak usahanya Medco E&P Grissik Ltd., telah memanfaatkan PLTS atap di wilayah kerja migas Blok Corridor. Tercatat, sebanyak 1.500 panel surya berkapasitas 885 KWp (kilowatt peak) telah terpasang dan diproyeksikan menghasilkan lebih dari 1.124 MWh listrik bersih per tahun. Inisiatif ini mampu menurunkan emisi karbon hingga 934 ton CO2 per tahun, sekaligus menghemat konsumsi gas sebesar 18 MMscf per tahun.

Pengurangan emisi tersebut setara dengan emisi yang dihasilkan mobil yang menempuh perjalanan hingga 5,5 juta kilometer setiap tahunnya. PLTS ini beroperasi di area Suban, Grissik, Dayung, dan Sumpal. Direktur & Chief Operating Officer MedcoEnergi, Ronald Gunawan, menegaskan bahwa proyek ini adalah bukti energi terbarukan bisa berjalan beriringan dengan kegiatan hulu migas.

Selain efisiensi operasi, langkah ini juga bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke seluruh rantai bisnis. Komitmen tersebut mencerminkan peran aktif MedcoEnergi dalam mendukung target Net-Zero Emission pemerintah, serta menjawab tantangan global transisi energi.

https://industri.kontan.co.id/news/medco-energi-medc-pasang-1500-panel-surya-di-blok-corridor-kapasitas-885-kwp

NSSS

Nusantara Sawit Sejahtera Tbk.

Samuel Tumbuh Bersama belum menyetop penjualan saham Nusantara Sawit Sejahtera Tbk. (NSSS). Pada Selasa, 2 September 2025, Samuel kembali melepas 1.217.212.300 lembar saham atau sekitar 1,21 miliar lembar. Transaksi divestasi ini melibatkan beberapa broker, yaitu Samuel Sekuritas Indonesia, Ciptadana Sekuritas Asia, dan OCBC Sekuritas Indonesia. Jika dihitung dengan harga penutupan saham NSSS pada tanggal yang sama di level Rp430 per saham, nilai transaksi mencapai sekitar Rp523,40 miliar.

Dengan aksi ini, kepemilikan Samuel di NSSS berkurang menjadi 8,68 miliar saham atau 36,47 persen, dari sebelumnya 37,93 persen. Sebelumnya, pada 28 Agustus 2025, Samuel juga melepas 86,63 juta saham di harga Rp404 per saham, senilai sekitar Rp35 miliar. Direktur Utama NSSS, Teguh Patriawan, menegaskan bahwa transaksi tersebut dilakukan untuk kepentingan investasi.

https://emitennews.com/news/belum-usai-pengendali-nsss-buang-lagi-121-miliar-lembar

SMDR

Samudera Indonesia Tbk

Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) Tangguh menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 26 hingga 29 Agustus dan 2 September 2025. Dengan begitu, pemegang saham pengendali Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) tersebut telah menguasai 58 persen saham perseroan. Dalam keterangan tertulisnya yang dikutip Senin (8/9/2025), Corporate Secretary & Compliance Director SMDR, Farida Helianti menyampaikan bahwa Samudera Indonesia Tangguh telah membeli 3.848.000 lembar saham SMDR pada harga Rp328?Rp350 per helai.

Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham PT. Samudera Indonesia Tangguh di SMDR bertambah menjadi 9.497.848.000 lembar saham atau setara 58 persen, dari sebelumnya 9.494.000.000 lembar saham (57,98 persen). Penting dicatat, Samudera Indonesia Tbk. (SMDR) adalah emiten jasa logistik dan pelayaran yang berkantor pusat di Jakarta. Hingga tahun 2022, perusahaan ini memiliki lebih dari 150 anak usaha, cabang, dan kantor yang tersebar di seluruh dunia.

https://emitennews.com/news/tambah-porsi-samudera-indonesia-kini-kuasai-58-persen-saham-smdr