Daily News 10 September 2025
-
BEEF
Estika Tata Tiara Tbk.
-
Estika Tata Tiara Tbk. (BEEF) mencatat kinerja kuat pada semester I-2025 dengan laba komprehensif Rp73,7 miliar, tumbuh 81,7% YoY dari Rp40,6 miliar. Pendapatan juga melonjak 153,7% YoY menjadi Rp3,45 triliun dari Rp1,36 triliun di Juni 2024. Corporate Secretary Estika, Ratna Sari Ismianti, menjelaskan peningkatan ditopang akuisisi tiga perusahaan distribusi besar: PT Fajar Jaya Anugerah, PT Sukses International Anugerah Pratama, dan PT Sukses Wijaya Utama, yang disahkan melalui RUPSLB 20 Juni 2024.
Sejak akuisisi, kontribusi pendapatan meningkat signifikan. Memasuki semester II-2025, Estika menyiapkan strategi agresif, termasuk impor ±4.000 ekor sapi untuk menjaga pasokan. Perseroan membidik pertumbuhan penjualan 200% sepanjang 2025, meski menghadapi tantangan seperti persaingan ketat, kebutuhan modal kerja besar, fluktuasi kurs impor, dan keterbatasan armada distribusi. Fokus diarahkan pada penetrasi pasar baru serta perluasan jangkauan produk di industri protein hewani.
https://industri.kontan.co.id/news/estika-tata-tiara-beef-bukukan-pendapatan-rp-345-triliun-pada-semester-i-2025
-
HBAT
Minahasa Membangun Hebat Tbk.
-
Minahasa Membangun Hebat Tbk. (HBAT) melakukan pembayaran termin ke-4 pembangunan kantor marketing senilai Rp628 juta pada Selasa, 9 September 2025. Pembayaran ini menggunakan 10% dana hasil penawaran umum dan diberikan kepada kontraktor CV. Bangun Cipta Minahasa. Direktur Utama HBAT, Go Ronny Nugroho, menjelaskan transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi karena adanya kesamaan manajemen.
Komisaris HBAT, Rommy Posma Leke, juga menjabat sebagai Komisaris di CV. Bangun Cipta Minahasa. Ronny memastikan transaksi ini sesuai dengan ketentuan POJK 42/POJK.04/2020. Dari sisi kinerja, hingga 30 Juni 2025 HBAT mencatat penjualan Rp12,32 miliar, turun dari Rp17,82 miliar pada periode sama 2024. Laba bersih juga menyusut menjadi Rp2,11 miliar dari Rp4,24 miliar.
Liabilitas berkurang signifikan menjadi Rp1,46 miliar dari Rp3,78 miliar, sementara aset tercatat sedikit turun menjadi Rp81,87 miliar dari Rp82,08 miliar.
https://emitennews.com/news/transaksi-afiliasi-minahasa-hebat-hbat-bayar-pembangunan-kantor
-
IPCM
Jasa Armada Indonesia Tbk.
-
Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM) memperluas operasi ke luar ekosistem Pelindo untuk mendongkrak pendapatan non-Pelindo yang kini sudah mencapai 40%. Saat ini, IPCM beroperasi di 24 area termasuk pelabuhan, BUP, dan joint operation, dengan fokus pada Terminal Khusus (Tersus) di wilayah komoditas seperti batubara dan nikel.
Ekspansi ini menopang kinerja semester I-2025 dengan pendapatan Rp714 miliar (+19,24% YoY) dan laba Rp90,02 miliar (+15,01% YoY). Pendapatan jasa di Tersus melonjak 32,52% YoY, sementara kontribusi utama tetap dari jasa penundaan kapal sebesar Rp639,27 miliar atau 89,53% dari total.
Manajemen menargetkan komposisi pendapatan Pelindo dan non-Pelindo bisa seimbang 50:50 pada tahun depan. IPCM juga memperkuat armada 96 kapal dan menambah dua ASD tug boats lewat investasi multi-years sekitar Rp148 miliar, dengan target pertumbuhan konservatif 5% di 2025.
https://industri.kontan.co.id/news/strategi-jasa-armada-ipcm-ekspansi-wilayah-dan-dongkrak-pendapatan-dari-non-pelindo
-
MTDL
Metrodata Electronics Tbk
-
Metrodata Electronics Tbk. (MTDL) optimistis menutup tahun 2025 dengan pertumbuhan penjualan 10%, meski dibayangi tantangan geopolitik, pergantian kabinet, dan kebijakan efisiensi pemerintah. Pada semester I-2025, perseroan mencatat pendapatan Rp11,7 triliun (+11,2% YoY) dan laba bersih Rp294,3 miliar (+6,6% YoY). Unit distribusi tumbuh 7,2% didorong lonjakan penjualan segmen komersial (+19,1%) dan smartphone (+20%).
Sementara unit solusi konsultasi digital mencatat pertumbuhan pendapatan 21% dengan laba bersih naik 9,5%. MTDL juga menargetkan peningkatan recurring income, dengan model subscription menyumbang 41,1% dari pendapatan solusi digital. Kontribusi ini ditopang tren migrasi ke cloud, business application, dan cyber security, serta didukung perluasan gudang baru seluas 18.000 m² untuk distribusi ke lebih dari 330 kota.
https://industri.kontan.co.id/news/metrodata-electronics-mtdl-targetkan-penjualan-tumbuh-10-hingga-akhir-2025