Daily News 18 September 2025

September 18, 2025 No. 2886

DSSA

Dian Swastatika Sentosa Tbk

PT. Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) akan menerbitkan obligasi dan sukuk mudharabah senilai total Rp1,5 triliun. Obligasi Rp256,7 miliar menawarkan bunga tetap 6,875% per tahun dengan tenor 5 tahun, sedangkan sukuk Rp1,24 triliun terbagi dua seri: Seri A Rp90 miliar berdurasi 3 tahun dengan indikasi bagi hasil 6,25% per tahun, dan Seri B Rp1,15 triliun berdurasi 5 tahun dengan indikasi 6,875% per tahun.

Dana hasil penerbitan akan digunakan untuk membayar bunga obligasi dan pinjaman bank, refinancing sukuk sebelumnya, serta mendukung ekspansi bisnis, terutama pengembangan pusat data SSDP. Masa penawaran umum berlangsung 6?7 Oktober 2025, penjatahan 8 Oktober, pengembalian dana 9 Oktober, distribusi obligasi & sukuk 10 Oktober, dan pencatatan di BEI pada 13 Oktober 2025.

https://emitennews.com/news/refinancing-grup-sinarmas-dssa-jajakan-surat-utang-jumbo

PANI

Pantai Indah Kapuk Dua Tbk.

PT. Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) berencana melakukan right issue sebanyak 1,21 miliar saham bernominal Rp100 setelah mendapat persetujuan pemegang saham pada RUPSLB 9 Oktober 2025. Dana hasil aksi ini sekitar Rp16,12 triliun akan digunakan untuk menyuntik PT.  Bangun Kosambi Sukses (BKS) dengan menyerap 2,5 miliar saham setara 44,10% kepemilikan, termasuk saham milik Agung Sedayu dan Tunas Mekar Jaya.

Sisanya akan dialokasikan untuk penyertaan saham baru di anak usaha Cahaya Inti Sentosa, Karunia Utama Selaras, dan Panorama Eka Tunggal. Aksi ini dinilai akan memperkuat sinergi pengembangan kawasan CBD PIK2 seluas 694 hektare, sekaligus meningkatkan recurring income dari aset seperti NICE Convention Center dan Hotel Hilton PIK2, serta memperkuat portofolio lahan dan properti investasi jangka panjang.

https://emitennews.com/news/emiten-aguan-pani-right-issue-121-miliar-helai-ini-tujuannya

PRAY

Famon Awal Bros Sedaya Tbk.

PT. Famon Awal Bros Sedaya Tbk. (PRAY) atau Primaya Hospital melalui entitasnya, PT. Surya Indonesia Sejati, resmi menandatangani perjanjian utang wajib konversi (UWK) dengan PT. Jala Mas Putra Rejeki (JMPR) pada 16 September 2025. Perjanjian ini mengatur pemberian fasilitas utang yang wajib dikonversi menjadi saham JMPR secara bertahap. Setelah konversi tahap pertama, PRAY akan menjadi pengendali dengan 50,1% saham JMPR, lalu kepemilikan akan meningkat seiring konversi penuh.

Aksi ini bagian dari strategi ekspansi PRAY di layanan kesehatan, dengan menambah dua rumah sakit dalam jaringan, yakni RS FMC Bogor dan RS UKRIDA. Manajemen menegaskan transaksi ini tidak berdampak material pada operasional maupun kondisi keuangan saat ini, serta tidak masuk kategori transaksi material, afiliasi, maupun benturan kepentingan. Namun, langkah ini diyakini memberi manfaat strategis berupa ekspansi jaringan dan peningkatan pendapatan berkelanjutan.

https://emitennews.com/news/pray-akuisisi-jmpr-lewat-skema-ini

SSMS

Sawit Sumbermas Sarana Tbk.

PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) mencatatkan kinerja impresif pada paruh pertama 2025 dengan laba bersih melonjak 80,5% YoY menjadi Rp707,85 miliar. Laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tercatat Rp691,44 miliar, sehingga laba per saham dasar naik menjadi Rp72,59 dari Rp40,14 per lembar. Pendapatan bersih naik 39,8% menjadi Rp7,19 triliun, didominasi segmen minyak dan lemak nabati Rp6,66 triliun, sementara segmen perkebunan Rp534,72 miliar.

Penjualan ke pihak ketiga melonjak menjadi Rp4,54 triliun dari Rp2,12 triliun, meski penjualan ke pihak berelasi turun. Laba bruto naik 56,6% ke Rp2,52 triliun dan laba usaha 41,8% ke Rp1,25 triliun, meski beban pokok penjualan meningkat. Dari sisi neraca, aset tumbuh 2,5% menjadi Rp18,34 triliun, ekuitas naik 3,6% ke Rp9,13 triliun, sementara liabilitas hanya meningkat tipis 1,5% ke Rp9,21 triliun.

Laporan keuangan interim SSMS per Juni 2025 telah diaudit dengan opini wajar oleh KAP Purwanto, Susanti, dan Surja.

https://emitennews.com/news/laba-bersih-sawit-sumbermas-sarana-ssms-naik-802-jadi-rp69144m