Daily News 17 September 2025

September 17, 2025 No. 2885

CBUT

Citra Borneo Utama Tbk.

PT. Citra Borneo Utama Tbk. (CBUT) membukukan kinerja solid pada semester I-2025 dengan laba periode berjalan Rp42,21 miliar, melesat 89,1% YoY dari Rp22,32 miliar. Lonjakan ini ditopang penjualan bersih Rp6,66 triliun, naik 38,8% YoY, terutama dari pihak berelasi Borneo Agri Resources International Pte., Ltd. yang menyumbang 61% pendapatan, naik dari 38% tahun lalu.

Beban pokok penjualan juga meningkat menjadi Rp5,73 triliun, namun efisiensi operasional mendorong laba bruto Rp935,46 miliar, tumbuh 73,5% YoY. Laba usaha CBUT pun melonjak 212% menjadi Rp180,46 miliar, sementara laba per saham dasar naik ke 13,5 dari 7,14 tahun lalu.

Dari sisi neraca, total aset turun ke Rp3,79 triliun per Juni 2025 dari Rp4,20 triliun di akhir 2024 akibat penurunan liabilitas, terutama pinjaman jangka pendek. Liabilitas berkurang ke Rp2,80 triliun, sementara ekuitas meningkat ke Rp996,99 miliar. Laporan keuangan interim CBUT mendapat opini wajar dari auditor independen.

https://investor.id/market/409817/laba-citra-borneo-cbut-melambung

HEXA

Hexindo Adiperkasa Tbk

PT. Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA) menargetkan pendapatan US$609,86 juta pada tahun fiskal 2025, naik 16,67% dari 2024. Pada kuartal I-2025, pendapatan bersih naik 34,84% menjadi US$123,38 juta, meski laba bersih turun ke US$5,69 juta dari US$6,89 juta. Penjualan alat berat masih dominan US$83,26 juta, diikuti suku cadang, jasa pemeliharaan, dan sewa. Sektor agro jadi penopang utama dengan kontribusi 42%, lalu kehutanan dan konstruksi masing-masing 20%.

Untuk menjaga pertumbuhan, HEXA menyiapkan produk baru seperti excavator ZX550 dan ZX350, dump truck, forestry model, serta truck EV. Perseroan juga menggandeng perusahaan leasing dan ikut proyek strategis nasional untuk memperkuat daya saing di tengah ketatnya kompetisi, terutama dari produk China.

https://industri.kontan.co.id/news/hexindo-adiperkasa-hexa-bidik-pendapatan-us-60986-juta-pada-2025

OKAS

Ancora Indonesia Resources Tbk

PT. Ancora Indonesia Resources Tbk. (OKAS) merestrukturisasi utang sebesar USD19,33 juta, terdiri dari pokok USD8 juta (tranche A) dan bunga USD11,33 juta (tranche B). Tranche A jatuh tempo 31 Desember 2025, sementara tranche B sebagian sebesar USD6,5 juta dilunasi melalui konversi utang menjadi aset dengan pengalihan 100% saham Indotan Lombok Pte Ltd ke Oliva Vera Dome Holding Ltd.

Sisa pokok tranche B akan jatuh tempo pada akhir 2025 dengan bunga 3% per tahun, yang akan dikapitalisasi hingga 2035 dan dibayar tahunan mulai 2036. Skema ini menjadi bagian dari perjanjian restrukturisasi terbaru yang disepakati perseroan. Direktur Utama OKAS, Ratno Paskalis Hendrawan, menegaskan transaksi ini tidak berdampak pada operasional perseroan, melainkan langkah strategis untuk memperkuat struktur keuangan perusahaan.

https://emitennews.com/news/okas-restrukturisasi-utang-usd9133-juta-telisik-lengkapnya

WINE

Hatten Bali Tbk.

PT. Hatten Bali Tbk. (WINE) menargetkan penjualan tumbuh 10% pada 2025, ditopang kinerja positif semester I-2025 dengan penjualan Rp130,77 miliar, naik 6% YoY. Pertumbuhan didorong permintaan sektor pariwisata dan pasar domestik yang terus menguat. Perusahaan memperluas distribusi, meluncurkan produk baru, serta menggandeng pelaku industri pariwisata.

WINE juga meraih penghargaan internasional di CWSA 2025 dan AWC Vienna 2025, memperkuat posisinya sebagai pelopor industri wine di Asia Tenggara. Memanfaatkan high season pariwisata dan momen Natal?Tahun Baru, WINE fokus pada ekspansi pasar di luar Bali, peluncuran produk anyar, serta edukasi konsumen lewat wine tasting dan event komunitas.

Strategi ini diharapkan mampu membuka peluang penetrasi pasar baru, meski tantangan berupa dominasi produk impor masih membayangi.

https://industri.kontan.co.id/news/begini-strategi-wine-capai-target-pertumbuhan-penjualan-10-pada-2025