Daily News 22 September 2025

September 22, 2025 No. 2888

CSIS

Cahayasakti Investindo Sukses Tbk.

PT. Cahayasakti Investindo Sukses Tbk. (CSIS), emiten mebel Grup Olympic, akan menggelar rights issue hingga 1,04 miliar saham bernominal Rp100 atau setara 44,44% dari modal ditempatkan pasca aksi ini. Jadwal pelaksanaan ditetapkan pada 1?8 Desember 2025, setelah sebelumnya mendapat restu RUPSLB pada 9 Januari 2025. Selain rights issue, perseroan juga akan menerbitkan 104,56 juta waran seri I (4,26%) yang bisa dieksekusi 1 Mei 2026?1 November 2028.

Dana hasil aksi korporasi bakal digunakan memperkuat modal anak usaha PT. Bogorindo Cemerlang, meliputi pembangunan infrastruktur Kawasan Industri Cikembar (Rp93 miliar), pengembangan Bukit Penenjoan (Rp10 miliar), pembangunan gudang di Sentul (Rp7 miliar), dan sisanya untuk pembebasan lahan. Manajemen menegaskan, jika pemegang saham tak mengeksekusi haknya, kepemilikan bisa terdilusi hingga 44,44%, atau 46,81% bila seluruh waran terealisasi.

https://investor.id/market/410349/grup-olympic-csis-rancangrights-issue444-saham

SBMA

Surya Biru Murni Acetylene Tbk.

PT. Surya Biru Murni Acetylene Tbk. (SBMA) merombak jajaran direksi setelah Julianto Setyoadji mundur sebagai direktur efektif 1 September 2025. Dewan komisaris mengusulkan Dr. Reza Fahlepy sebagai Direktur SDM & Legal, yang akan diputuskan lewat RUPSLB. Selain itu, SBMA berencana menambah lini bisnis baru berupa daur ulang residu produksi menjadi produk bernilai tambah.

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan efisiensi rantai pasok sekaligus mendukung target net zero emission dan keberlanjutan sosial. Saat ini, pendapatan utama SBMA masih berasal dari penjualan gas acetylene, namun diversifikasi usaha terus digencarkan. Per Agustus 2025, jumlah pemegang saham tercatat 3.469 orang dengan free float 27,02% atau 929,92 juta lembar saham.

https://emitennews.com/news/rombak-direksi-sbma-tambah-lini-bisnis-baru

SOCI

Soechi Lines Tbk.

PT. Soechi Lines Tbk. (SOCI) mendirikan dua entitas anak baru di Marshall Islands, yakni Great Ocean Marine Ltd. (GOM) dan Great Sea International Ltd. (GSI). Keduanya dimiliki 100% oleh perseroan dengan modal disetor masing-masing USD500.000 atau sekitar Rp8,32 miliar, sehingga total investasi mencapai Rp16,64 miliar.

Langkah ini bertujuan memperkuat bisnis pelayaran dan operasional SOCI. Meski tidak berdampak material pada kondisi hukum maupun keuangan, pembentukan entitas ini diharapkan mendukung konsolidasi keuangan dan keberlanjutan usaha jangka panjang perseroan.

https://emitennews.com/news/soechi-lines-soci-buka-usaha-di-marshall-islands-ini-tujuannya

SRAJ

Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.

PT. Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), pengelola Mayapada Hospital, menargetkan pertumbuhan pendapatan 12% di 2025. Manajemen optimistis target tercapai seiring perbaikan ekonomi di semester II, meski kinerja paruh pertama sempat tertahan oleh banyaknya hari libur dan perlambatan ekonomi. Hingga kuartal I-2025, pendapatan naik 7,2% YoY menjadi Rp800,43 miliar, ditopang rawat inap Rp483,33 miliar dan rawat jalan Rp317,10 miliar.

Perseroan melihat prospek positif industri rumah sakit nasional yang diperkirakan tumbuh signifikan hingga 2028. Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah sementara ketersediaan ranjang rumah sakit terbatas, SRAJ yakin mampu merebut pangsa pasar. Untuk memperkuat posisi, SRAJ menggelar ekspansi besar dengan membangun dua RS baru di Jakarta Timur dan Batam, serta memperluas dua RS di Jakarta Selatan dan Surabaya.

Total lima proyek tersebut akan rampung 2026?2027, didukung capex Rp700 miliar yang sudah terserap 85%. Selain itu, SRAJ juga memperkuat klinik spesialistik dan kerja sama strategis dengan Apollo Hospital Group.

https://industri.kontan.co.id/news/sejahteraraya-anugrahjaya-sraj-optimistis-pendapatan-naik-12-di-akhir-tahun-2025