Daily News 23 September 2025

September 23, 2025 No. 2889

AMMS

Agung Menjangan Mas Tbk.

PT. Agung Menjangan Mas Tbk. (AMMS) mencatat laba bersih Rp677,78 juta pada semester I-2025, naik 5,25% YoY dari Rp643,94 juta. Laba per saham juga meningkat menjadi Rp0,56. Pendapatan turun 36,05% menjadi Rp4,7 miliar, namun efisiensi beban pokok membuat laba kotor naik 6,78% menjadi Rp2,36 miliar. Ekuitas naik ke Rp69,62 miliar, aset meningkat menjadi Rp71,65 miliar, sementara liabilitas naik tipis ke Rp2,02 miliar.

Perseroan juga akan kedatangan pengendali baru, Radiant Ruby Company Ltd, yang siap mengakuisisi 80% saham AMMS dari Mandara Mas Semesta dan Hartono Limmantoro. Dengan skenario ini, Radiant akan menjadi pemegang saham mayoritas.

https://emitennews.com/news/punya-pengendali-baru-ini-performa-amms-semester-i-2025

APLN

Agung Podomoro Land Tbk.

PT. Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) optimistis mencapai target marketing sales Rp1,7 triliun pada 2025. Hingga Agustus, realisasi tercatat Rp1,02 triliun atau 60% dari target tahunan, dengan kontribusi utama dari proyek Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta, Podomoro Golf View, dan Podomoro City Deli Medan.

Meski semester I-2025 mencatat penurunan pendapatan 10,5% YoY menjadi Rp1,69 triliun dan rugi bersih Rp71,74 miliar akibat tingginya beban bunga, APLN menyiapkan strategi pemulihan. Perseroan akan melakukan divestasi aset matang seperti Hotel Pullman Vimala Hills, melunasi sebagian utang, serta mengalokasikan dana untuk proyek baru yang lebih prospektif.

Ke depan, APLN akan fokus pada segmen landed house yang memiliki daya serap tinggi, sekaligus menggandeng mitra global seperti Shimizu Corporation untuk meningkatkan standar pembangunan. Perseroan tetap menjaga keseimbangan portofolio dengan ketersediaan apartemen, menjalankan efisiensi operasional, dan mengoptimalkan proyek berpotensi tinggi.

https://industri.kontan.co.id/news/agung-podomoro-apln-catatkan-marketing-sales-102-triliun-per-agustus-2025

BRIS

Bank Syariah Indonesia Tbk.

PT. Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) mencatat layanan cicil emas tumbuh pesat dengan outstanding Rp9,1 triliun pada kuartal II-2025, melonjak 155% YoY dan dimanfaatkan 162,8 ribu nasabah. Produk gadai emas juga meningkat dengan 407 ribu nasabah, outstanding Rp7,8 triliun atau tumbuh 44% YoY.

Sementara itu, produk BSI Gold mencatat 152 ribu nasabah dengan outstanding 934 kg emas, naik 110% YtD. Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan BSI Gold menjadi pilar penting strategi investasi syariah yang aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah.

https://emitennews.com/news/masih-jadi-andalan-layanan-cicil-emas-bsi-bris-capai-rp9-triliun

TINS

Timah Tbk.

PT. Timah Tbk. (TINS) menargetkan produksi bijih timah mencapai 30.000 ton Sn pada 2026, lebih tinggi dari target RKAP 2025 sebesar 21.500 ton Sn. Optimisme ini muncul seiring tren produksi yang mulai pulih sejak Mei 2025, dengan capaian Agustus menembus 1.877 ton, melampaui target bulanan 1.800 ton.

Direktur Utama TINS, Restu Widiyantoro, menegaskan pemulihan didorong perbaikan tata kelola, distribusi, serta penguatan Satgas Internal yang fokus menekan aktivitas tambang ilegal di Bangka Belitung. Strategi utama meliputi penyekatan wilayah tambang, penertiban, serta pembinaan kolektor lewat koperasi. Saat ini, 30 koperasi telah bermitra dengan TINS dan ditargetkan bertambah hingga 200?300.

Dengan tambahan dukungan Satgas Nanggala, TINS optimistis menjaga produksi 6.500 ton per bulan pada periode September?Desember 2025. Hal ini menjadi modal penting untuk mengamankan target 2025 sekaligus menopang pencapaian target 2026.

https://industri.kontan.co.id/news/timah-tins-optimistis-produksi-timah-30000-ton-di-tahun-2026-ini-kuncinya