Daily News 09 January 2026

January 09, 2026 No. 2964

ARII

Atlas Resources Tbk.

PT. Atlas Resources Tbk. (ARII) menggelontorkan dana eksplorasi sebesar US$66.819,27 sepanjang Triwulan IV 2025 (Oktober?Desember) untuk mendukung pengembangan aset tambang melalui anak usahanya. Dana eksplorasi tersebut digunakan oleh PT. Gorby Energy, anak usaha ARII, yang melakukan kegiatan eksplorasi di Kecamatan Rawas Ilir, Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Finance and Accounting Senior Manager ARII, Mikha Emmylow, dalam saluran keterbukaan informasi, Kamis, 8 Januari 2026, menjelaskan bahwa kegiatan eksplorasi dilaksanakan bekerja sama dengan sejumlah kontraktor, yakni PT. RNA Daya Sinergi, PT. Leon Testing, PT. Intertek Utama Services, serta PT. Studio Mineral Batubara.

https://emitennews.com/news/eksplorasi-jalan-atlas-resources-petakan-area-tambang-baru-di-sumsel

ENRG

Energi Mega Persada Tbk

PT. Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) menginjeksi entitas usaha Rp105,14 miliar. Fasilitas pinjaman itu, mengaliri kas anak usaha yaitu PT. Bangun Sarana Samudra Laut (BSSL). Transaksi pemberian pinjaman emiten Grup Bakrie tersebut telah diteken pada 8 Januari 2026. Transaksi tersebut memiliki jatuh tempo selambat-lambatnya 5 tahun sejak tanggal penandatanganan perjanjian pinjaman, dengan tingkat suku bunga sebesar tingkat bunga obligasi seri C perseroan dalam penawaran umum berkelanjutan I Energi Mega Persada Tahap I Tahun 2025. 

Sesuai dengan rencana penggunaan dana pada obligasi I Tahap I, transaksi tersebut dilakukan untuk keperluan pelunasan seluruh pokok utang beserta bunga milik BSSL kepada PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI). Itu berdasar akta perjanjian kredit investasi No: WCO.KP/1255/KI/2024 Nomor 71 tanggal 17 Mei 2024.

https://emitennews.com/news/grup-bakrie-enrg-ungkap-transaksi-baru

FOLK

Multi Garam Utama Tbk.

PT. Multi Garam Utama Tbk. (FOLK) resmi mengumumkan rencana Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement sebagai upaya memperkuat struktur permodalan Perseroan. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), FOLK menyetujui penerbitan maksimal 394,81 juta saham baru, setara 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh. Dari aksi korporasi ini, Perseroan menargetkan perolehan dana segar hingga Rp56,99 miliar.

Direksi menetapkan harga pelaksanaan sebesar Rp398 per saham. Penentuan harga tersebut telah sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia, yakni minimal 90 persen dari rata-rata harga penutupan saham selama 25 hari bursa berturut-turut di pasar reguler sebelum tanggal permohonan pencatatan saham baru.

https://emitennews.com/news/folk-siapkan-private-placement-rp5699-miliar

PPRE

PP Presisi Tbk.

PT. PP Presisi Tbk. (PPRE) mengumumkan sebuah transaksi bernilai jumbo. Adalah pinjaman dari BRI untuk anak usaha PP Presisi yakni PT. Lancarjaya Mandiri Abadi (LMA). Melalui surat ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Direktur Keuangan dan HCM PP Presisi M. Arif Iswahyudi menerangkan, pinjaman yang dimaksud bernilai Rp1,3 triliun. Angka itu setara 65,7% dari ekuitas LMA sehingga merupakan transaksi material.

Atas dasar itu, LMA dan PP Presisi wajib melakukan keterbukaan informasi ke publik, OJK, serta pengungkapkan dalam laporan tahunan.

https://emitennews.com/news/via-anak-usaha-pp-presisi-ppre-serok-pinjaman-bri-rp13-triliun