Daily News 06 February 2026
-
BMRI
Bank Mandiri (Persero) Tbk
-
PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menuai laba bersih konsolidasi sebesar Rp56,3 triliun sepanjang tahun buku 2025. Torehan tersebut tumbuh 0,93 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp55,78 triliun. Direktur Utama BMRI, Riduan dalam paparan kinerja Bank Mandiri Tahun Buku 2025, Kamis (5/2/2026) mengatakan kinerja laba ditopang oleh pertumbuhan kredit, kualitas aset, serta struktur pendanaan.
“Pengelolaan kualitas aset, likuiditas, dan profitabilitas kami jaga secara disiplin dan terukur sebagai fondasi utama pertumbuhan jangka panjang,” ujar Riduan.
https://emitennews.com/news/bank-mandiri-cuan-laba-rp563t-di-2025-kredit-tembus-rp1895t
-
DRMA
Dharma Polimetal Tbk.
-
PT. Dharma Polimetal Tbk. (DRMA), emiten manufaktur komponen otomotif terkemuka, menegaskan arah pertumbuhan jangka panjang sektor kendaraan listrik melalui partisipasi pada Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Mengusung tema Powering Green Mobility, kehadiran DRMA mencerminkan fokus perseroan dalam menangkap peluang pertumbuhan dari akselerasi elektrifikasi kendaraan, dan transisi energi berkelanjutan, yang kian menjadi pendorong utama transformasi industri otomotif nasional.
”Dalam ajang tersebut, DRMA menampilkan penguatan ekosistem kendaraan listrik terintegrasi melalui pengembangan Dharma Connect (DC), unit bisnis yang dirancang sebagai ekosistem kolaboratif, dan scalable,” tutur Darmawan Widjaja, Direktur Dharma Polimetal, di Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.
https://emitennews.com/news/drma-perkuat-fondasi-pertumbuhan-via-ekosistem-mobilitas-hijau-2
-
IMPC
Impack Pratama Industri Tbk.
-
PT. Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) menatap 2026 dengan target pertumbuhan yang lebih tinggi, seiring tren kinerja yang terus menguat serta struktur permodalan yang semakin solid. Perseroan membidik pendapatan sebesar Rp5,1 triliun dengan laba bersih di atas Rp700 miliar. Target tersebut dipasang setelah IMPC membangun fondasi kinerja yang dinilai kuat.
Sepanjang 2025, Perseroan diperkirakan membukukan pendapatan sekitar Rp4,2 triliun, tumbuh 10% dibandingkan realisasi 2024 sebesar Rp3,9 triliun. Sementara itu, laba bersih diestimasi menembus lebih dari Rp600 miliar.
https://emitennews.com/news/estimasi-laba-2025-tembus-rp600-miliar-impc-lebih-agresif-di-2026
-
RAJA
Rukun Raharja Tbk
-
PT. Rukun Raharja Tbk. (RAJA) emiten dari grup Konglomerasi Hapsoro itu mengungkapkan dua jajaran direksi perseroan menambah kepemilikan saham melalui transaksi pembelian di pasar reguler. Direktur Utama RAJA Djauhar Maulidi tercatat membeli 400.000 saham, sementara Direktur Ogi Rulino mengakumulasi 300.000 saham. Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), transaksi tersebut dilakukan pada 27 Januari 2026 saat harga saham RAJA berada di level Rp4.999 per saham.
Dengan demikian, total saham yang diborong dua bos itu mencapai 700.000 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp3,50 miliar. Pasca ditunaikannya transaksi tersebut, porsi saham Djauhar terkerek naik menjadi 5,3 juta saham atau setara 0,13% dari sebelumnya 4,9 juta saham atau sekitar 0,12% dari total saham perseroan.
https://emitennews.com/news/dua-bos-emiten-hapsoro-raja-akumulasi-saham-senilai-rp35-miliar