Daily News 08 July 2026
-
BBNI
Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
-
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mengumumkan telah menghentikan pelaksanaan buyback saham 2026 lebih cepat dari jadwal. Dalam keterbukaan informasi ke BEI tertanggal 06 Juli 2026, BBNI menyebut penghentian ini dilakukan, “Dengan memperhatikan kondisi makro ekonomi, kondisi market, dan kebutuhan pelaksanaan pengalihan saham sesuai Keputusan RUPST tersebut”.
BBNI sebelumnya mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPST 09 Maret 2026 untuk buyback dengan alokasi dana maksimal Rp905.480.000.000 atau sekitar Rp905 miliar. Sepanjang periode buyback, perseroan telah merealisasikan pembelian kembali sebanyak 77.856.100 lembar saham.
https://emitennews.com/news/bank-bni-bbni-rampungkan-buyback-saham-lebih-awal
-
CBRE
Cakra Buana Resources Energi Tbk.
-
PT. Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE) memastikan salah satu armadanya, Kapal Gunanusa Hai Long 106, telah tiba di Indonesia sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan proyek minyak dan gas (migas) Hidayah Field Phase 1 Development Project. Manajemen CBRE dalam keterbukaan informasi, Senin (06/07/2026) menyebutkan bahwa kapal tersebut telah bersandar di Terminal Khusus PT. Gunanusa Utama Fabricators, Cilegon, pada 29 Juni 2026.
Kedatangan armada itu menjadi salah satu tahapan penting sebelum dimulainya pekerjaan yang telah dipercayakan kepada perseroan.
https://emitennews.com/news/armada-terbaru-tiba-cbre-gaspol-garap-proyek-migas-hidayah-field
-
KRAS
Krakatau Steel (Persero) Tbk.
-
PT. Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) mengantongi dana taktis USD14 juta atau setara Rp249,85 miliar. Itu dengan asumsi kurs Bank Indonesia pada 29 Juni 2026 sebesar Rp17.847 per dolar Amerika Serikat (USD). Transaksi tersebut telah ditahbiskan pada 29 Juni 2026. Dana itu, didapat dari mengalihkan sebanyak 14 ribu saham seri B dalam Krakatau Osaka Steel (KOS) mewakili 20 persen dari total hak suara KOS, dan 14 persen dari seluruh saham yang ditempatkan dan disetor penuh dalam KOS.
Seluruh saham itu, dijual kepada Osaka Steel Co. Ltd. (OSC). Harga yang wajib dibayarkan OSC kepada perseroan atas penjualan saham yang dijual sebesar USD14 juta. Dana transaksi tersebut telah dibayar lunas oleh OSC kepada perseroan pada tanggal akta jual beli saham yaitu pada 29 Juni 2026.
https://emitennews.com/news/divestasi-saham-krakatau-osaka-kras-raup-dana-segini
-
TPIA
Chandra Asri Pacific Tbk.
-
PT. Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) akan menawarkan obligasi senilai Rp2,25 triliun. Penerbitan surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan V dengan proyeksi Rp6 triliun. Nah, sebesar Rp3,75 triliun dari terget maksimal Rp6 triliun emiten besutan Prajogo Pangestu tersebbut telah terserap pasar. Kali ini, obligasi tahap III sekaligus putaran akhir dari surat utang tersebut, ditawarkan dalam empat seri.
Seri A Rp1,31 triliun dengan tingkat bunga tetap 8,50 persen per tahun, berdurasi 370 hari. Seri B Rp532,19 miliar dengan tingkat bunga tetap 9 persen per tahun, berjangka 3 tahun. Seri C senilai Rp177,52 miliar dengan tingkat bunga tetap 9,50 persen per tahun, berjangka waktu 5 tahun.
Seri D sejumlah Rp221,82 miliar dengan tingkat bunga tetap 10 persen per tahun berjangka waktu 7 tahun. Bunga obligasi dibayarkan setiap 3 bulan terhitung sejak tanggal emisi.
https://emitennews.com/news/emiten-prajogo-tpia-jajakan-obligasi-jumbo-bunga-atraktif