Daily News 03 October 2025
-
BUVA
Bukit Uluwatu Villa Tbk.
-
PT. Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) berhasil mencatatkan kinerja positif pada semester I-2025 dengan laba bersih Rp81,39 miliar, berbalik dari rugi Rp9,30 miliar pada periode sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh kenaikan pendapatan 5,3% menjadi Rp166,12 miliar serta laba bruto Rp112,66 miliar, naik dari Rp108,72 miliar di semester I-2024. Secara operasional, BUVA membukukan laba usaha Rp23,39 miliar, turun tipis 6,6% dari Rp25,04 miliar tahun lalu.
Namun, lonjakan signifikan datang dari bagian laba entitas asosiasi yang mencapai Rp77,10 miliar, berbalik dari rugi Rp9,49 miliar sebelumnya. Hal ini mendorong laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk menjadi Rp81,12 miliar, berbalik dari rugi Rp9,73 miliar pada semester I-2024. Dari sisi neraca, total aset per Juni 2025 tercatat Rp2,03 triliun, sedikit turun 4,1% dari akhir 2024, sementara ekuitas naik 5,8% menjadi Rp1,43 triliun.
Positifnya kinerja keuangan turut mendongkrak harga saham BUVA yang melonjak 8,33% ke Rp585 pada 2 Oktober 2025, atau sudah terbang 56,8% dalam sebulan terakhir dari Rp380.
https://emitennews.com/news/buva-milik-hapsoro-berbalik-laba-di-semester-i-saham-langsung-terbang
-
MMLP
Mega Manunggal Property Tbk.
-
Astra Property melalui anak usahanya, PT. Saka Industrial Arjaya (SIA), resmi merampungkan akuisisi mayoritas saham PT. Mega Manunggal Property Tbk. (MMLP) dengan porsi kepemilikan 83,67%. Transaksi diselesaikan dengan harga Rp580,6 per saham dan akan diikuti Penawaran Tender Wajib sesuai regulasi pasar modal. Akuisisi ini sejalan dengan strategi Astra Property memperluas bisnis ke sektor infrastruktur industri dan logistik, khususnya pergudangan modern.
Saat ini MMLP mengoperasikan 13 gudang di Jabodetabek dan Surabaya dengan total luas sewa bersih 546.000 m², melayani sektor e-commerce, FMCG, hingga logistik pihak ketiga. Selain itu, MMLP juga memiliki cadangan lahan 45 hektare untuk pengembangan jangka panjang. Manajemen Astra Property menilai kapasitas gudang tersebut akan menjadi sumber pendapatan berulang sekaligus basis aset untuk strategi capital recycling.
Sebelumnya, pada Maret 2025 Astra Property juga memperluas portofolio melalui kemitraan dengan ESR, mengakuisisi dua gudang di Cikarang seluas 17,3 hektare dengan luas sewa 108.000 m² yang kini terisi penuh.
https://industri.kontan.co.id/news/astra-property-masuk-besar-ke-bisnis-gudang-kuasai-8367-saham-mmlp
-
PNGO
Pinago Utama Tbk.
-
PT. Pinago Utama Tbk. (PNGO) akan membagikan dividen interim tahun buku 2025 senilai Rp101,56 miliar atau Rp130 per saham. Dengan harga saham di level Rp2.430 pada Kamis (2/10), dividen ini memberikan imbal hasil sekitar 5,35%. Corporate Secretary PNGO, Wandy, menjelaskan keputusan pembagian dividen ini telah disetujui Direksi dan Dewan Komisaris pada 30 September 2025. Dasar pembagian berasal dari laba bersih per 30 Juni 2025 sebesar Rp151,03 miliar.
Selain itu, PNGO mencatat saldo laba ditahan sebesar Rp981,28 miliar dan total ekuitas mencapai Rp1,09 triliun, yang menunjukkan posisi keuangan perseroan tetap solid meski membagikan dividen tunai.
https://emitennews.com/news/pngo-bagikan-dividen-interim-rp130-per-saham-yield-535
-
URBN
Urban Jakarta Propertindo Tbk.
-
PT. Urban Jakarta Propertindo Tbk. (URBN) membukukan rugi bersih Rp979,6 juta pada semester I-2025, anjlok 119,91% dari laba Rp4,87 miliar pada periode sama tahun lalu. Dengan hasil ini, rugi per saham tercatat Rp0,30 dari sebelumnya surplus Rp1,51. Pendapatan perseroan juga tertekan, turun 81,87% YoY menjadi Rp6,5 miliar dari Rp35,87 miliar.
Dari sisi profitabilitas, laba kotor turun tajam 77,18% YoY menjadi Rp2,64 miliar. Beban umum dan administrasi ikut turun ke Rp8,34 miliar, sementara rugi operasi melebar menjadi Rp6,16 miliar dari Rp151 juta. Meski pendapatan keuangan naik tipis menjadi Rp6,71 miliar, laba sebelum pajak tetap melorot ke Rp497,99 juta dari Rp6,14 miliar.
Struktur keuangan relatif stabil dengan ekuitas Rp2,05 triliun, hampir sama dengan akhir 2024. Total aset naik tipis menjadi Rp4,17 triliun, sedangkan liabilitas meningkat ke Rp2,12 triliun dari Rp2,09 triliun pada akhir tahun sebelumnya.
https://emitennews.com/news/semester-pertama-2025-urban-jakarta-urbn-boncos-11991-persen