Daily News 08 October 2025
-
BULL
Buana Lintas Lautan Tbk.
-
PT. Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) memperoleh dana segar Rp253,54 miliar setelah menuntaskan aksi private placement sebanyak 1,4 miliar saham baru bernilai nominal Rp100 per saham dengan harga pelaksanaan Rp180. Seluruh saham baru tersebut diserap penuh oleh Fortune Street Limited tanpa melibatkan investor lain. Transaksi resmi diselesaikan pada 3 Oktober 2025, dan saham baru dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada 6 Oktober 2025, meningkatkan total saham beredar menjadi 15,49 miliar lembar dari sebelumnya 14,08 miliar.
Manajemen menyampaikan bahwa dana hasil private placement akan digunakan untuk pengembangan armada kapal dan kebutuhan modal kerja, baik bagi perseroan maupun entitas anak seperti Citrine Maritime, Sapphire Maritime, Nusa Bhakti Jayaraya, Pearl Maritime, dan Naga Sinar Maritim yang seluruhnya dimiliki 100% oleh BULL.
Penyaluran dana dapat dilakukan dalam bentuk penyertaan modal atau pinjaman antar-entitas, dengan besaran disesuaikan kebutuhan masing-masing anak usaha guna memperkuat ekspansi bisnis pelayaran dan logistik laut grup BULL.
https://emitennews.com/news/private-placement-tuntas-fortune-setor-bull-rp25354-miliar
-
EDGE
Indointernet Tbk.
-
PT. Indointernet Tbk. (EDGE) bersama anak usahanya, PT. Ekagrata Data Gemilang (EDG), memperoleh fasilitas kredit senilai Rp5,5 triliun dari PT. Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang diteken pada 6 Oktober 2025. Dana tersebut akan digunakan untuk refinancing fasilitas kredit sebelumnya, pembiayaan proyek pusat data EDGE2, serta kebutuhan korporasi umum lainnya. Fasilitas ini dijamin dengan aset EDGE dan EDG, dengan nilai penjaminan lebih dari 50% kekayaan bersih masing-masing entitas.
Rincian fasilitas meliputi Rp5,46 triliun dengan tenor sembilan tahun dan bunga kombinasi tetap serta mengambang, serta Rp39,2 miliar berupa fasilitas L/C, SKBDN, dan bank garansi berjangka tiga tahun. Seluruh pembiayaan diarahkan untuk mendukung ekspansi bisnis infrastruktur digital EDGE dan EDG, termasuk pengembangan data center dan jaringan serat optik guna memenuhi permintaan pelanggan yang terus meningkat.
Meski akan menambah liabilitas, manajemen menegaskan fasilitas ini akan memperkuat struktur pendanaan dan likuiditas, sekaligus mempercepat ekspansi EDGE di sektor data center nasional. Pembiayaan dari BCA juga diharapkan meningkatkan fleksibilitas dan arus kas perusahaan dalam jangka pendek maupun panjang.
https://emitennews.com/news/indonet-edge-tarik-fasilitas-rp55-t-simak-alokasinya
-
GIAA
Garuda Indonesia (Persero) Tbk.
-
PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement kepada Danantara Indonesia Management (DAM) senilai total USD1,846 miliar atau sekitar Rp30,6 triliun. Aksi ini terdiri dari setoran tunai hingga USD1,441 miliar dan konversi pinjaman pemegang saham sebesar USD405 juta, sebagai bagian dari restrukturisasi keuangan dan penyehatan struktur permodalan.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Cahyadi Indrananto, menyebut langkah ini merupakan kelanjutan dari restrukturisasi 2022 yang menurunkan utang dan memperbaiki ekuitas. Namun, Garuda masih menghadapi tantangan seperti ekuitas negatif, meningkatnya biaya perawatan pesawat, dan belum terealisasinya rights issue tahap II.
Dana hasil PMTHMETD akan digunakan untuk modal kerja dan operasional (29%), peningkatan modal Citilink (37%), ekspansi armada Garuda dan Citilink (22%), serta pelunasan utang bahan bakar Citilink ke Pertamina (12%). DAM, selaku pemegang saham utama sekaligus kreditur, telah menyalurkan pinjaman USD405 juta kepada Garuda dan Citilink dalam empat tahap sepanjang Juli?September 2025, yang akan dikonversi menjadi saham baru.
Manajemen menegaskan, pelibatan DAM mencerminkan komitmen jangka panjang untuk memperkuat struktur keuangan dan menjaga keberlanjutan usaha Garuda Indonesia.
https://emitennews.com/news/garuda-giaa-minta-restu-private-placement-rp306t-ini-tujuannya
-
PTBA
Bukit Asam Tbk.
-
PT. Bukit Asam Tbk. (PTBA) merealisasikan biaya eksplorasi sebesar Rp31,69 miliar pada Triwulan III-2025 (Juli?September). Kegiatan dilakukan di beberapa area tambang utama seperti Air Laya, Muara Tiga Besar, Banko Barat, serta Banko Tengah A dan B, menggunakan metode coring & open hole serta logging geofisika untuk pemetaan dan pengujian geologi.
Corporate Secretary PTBA Eko Prayitno menjelaskan, kegiatan utama di empat area tambang utama menelan biaya Rp21,14 miliar dengan capaian 87 titik bor dan total kedalaman 14.562 meter. Perusahaan juga mengalokasikan tambahan Rp7,52 miliar untuk pengambilan dan analisis sampel, mencakup 1.200 contoh batubara, 304 contoh uji keasaman batuan, serta 614 contoh uji mekanika batuan.
Selain itu, terdapat Rp2,84 miliar untuk biaya umum eksplorasi, termasuk pengelolaan database dan lisensi perangkat lunak pendukung. PTBA memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai rencana dan akan berlanjut ke Triwulan IV 2025. Program ini menjadi bagian dari upaya perseroan memperkuat basis sumber daya dan cadangan batubara nasional, sekaligus meningkatkan efisiensi pengeboran dan keberlanjutan operasi tambang di Sumatra Selatan.
https://emitennews.com/news/ptba-sebut-kucurkan-dana-eksplorasi-rp317m