Daily News 17 October 2025

October 17, 2025 No. 2908

BALI

Bali Towerindo Sentra Tbk.

PT. Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) membukukan laba bersih Rp138,72 miliar per 30 September 2025, tumbuh 32,16% YoY, dengan EPS naik ke Rp35,26. Pendapatan usaha mencapai Rp922,01 miliar (+22,15% YoY), sementara beban pokok Rp445,87 miliar, mendorong laba kotor ke Rp476,13 miliar. Kenaikan top line menunjukkan kapasitas monetisasi jaringan yang lebih baik, diikuti perbaikan profitabilitas di level kotor. Laba usaha meningkat ke Rp401,82 miliar, didampingi beban keuangan yang juga naik ke Rp211,37 miliar seiring peningkatan leverage.

Pos lain-lain membaik (pendapatan lain-lain naik, beban lain-lain turun), sehingga laba sebelum pajak menanjak ke Rp183,8 miliar dan mengunci laba periode berjalan Rp138,72 miliar. Secara keseluruhan, ekspansi pendapatan mampu mengimbangi tekanan bunga dan pajak final (Rp26,11 miliar). Pada neraca, aset naik ke Rp6,33 triliun, liabilitas ke Rp3,80 triliun, sedangkan ekuitas sedikit turun ke Rp2,52 triliun.

Profil ini mencerminkan dorongan pertumbuhan yang ditopang pendanaan, dengan konsekuensi biaya bunga yang lebih tinggi. Ke depan, menjaga efisiensi opex dan optimasi struktur pembiayaan akan menjadi kunci mempertahankan marjin.

https://emitennews.com/news/melejit-32-persen-bali-kuartal-iii-2025-catat-laba-rp13872-miliar

BANK

Bank Aladin Syariah Tbk.

PT. Bank Aladin Syariah Tbk. (BANK) membukukan laba kuartal III-2025 sebesar Rp128,15 miliar, berbalik dari rugi Rp79 miliar (YoY). Pendapatan pengelolaan dana sebagai mudharib naik ke Rp595,57 miliar, dengan komponen jual beli, bagi hasil, dan ujrah Rp436,51 miliar serta pendapatan usaha utama lainnya Rp159,06 miliar.  Hak bagi hasil milik bank tercatat Rp247,98 miliar, sementara pendapatan usaha lainnya melonjak ke Rp368,96 miliar (imbalan jasa perbankan Rp328,1 miliar dan gain surat berharga Rp40,8 miliar).

Di sisi beban, CKPN aset produktif naik menjadi Rp34,66 miliar dan beban operasional Rp452,09 miliar; namun efisiensi gaji (turun ke Rp111,7 miliar) dan promosi (Rp63,91 miliar) membantu menjaga profit.  Penyusutan & amortisasi meningkat ke Rp33,05 miliar seiring ekspansi. Struktur keuangan kian solid: aset naik ke Rp12,79 triliun, dana syirkah temporer Rp8,75 triliun, ekuitas Rp3,27 triliun, dan liabilitas turun ke Rp760,56 miliar.

Lonjakan pendapatan berbasis fee/imbalan jasa dan optimalisasi portofolio surat berharga menjadi penopang utama pembalikan kinerja.

https://emitennews.com/news/kapok-tekor-kuartal-iii-2025-bank-serok-laba-rp12815-miliar

BUAH

Segar Kumala Indonesia Tbk.

PT. Segar Kumala Indonesia Tbk. (BUAH) resmi menjadwalkan pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:2 dari Rp50 menjadi Rp25 per saham, menindaklanjuti RUPSLB 1 Oktober 2025. Manajemen menilai langkah ini akan memperluas basis investor ritel, membuat harga per lembar lebih terjangkau, dan meningkatkan likuiditas perdagangan saham di BEI tanpa mengubah total nilai kepemilikan pemegang saham.

Jadwal utama: akhir perdagangan nominal lama di pasar reguler/negosiasi 21 Okt 2025; awal perdagangan nominal baru 22 Okt 2025; recording date 23 Okt 2025; distribusi saham hasil pemecahan oleh KSEI serta awal perdagangan pasar tunai dan penyelesaian transaksi nominal baru pada 24 Okt 2025. Per 16/10, saham BUAH berada di Rp1.425; sebulan terakhir naik 5,1%, namun YTD masih turun 28,7%.

Secara operasional, hingga semester I-2025 BUAH membukukan penjualan Rp1,4 triliun (56% dari target tahunan Rp2,5 triliun) dan laba bersih Rp21,7 miliar, naik 22% yoy. Perseroan―yang IPO pada 9 Agustus 2022 di harga Rp388 per saham―berharap momentum musiman akhir tahun (libur Nataru) serta meningkatnya jangkauan produk impor/lokal dapat menopang kinerja sekaligus memanfaatkan efek likuiditas pasca-stock split.

https://emitennews.com/news/buah-stock-split-12-ini-jadwalnya

PACK

Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk.

PT. Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk. (PACK) menyiapkan rights issue via obligasi wajib konversi (OWK) senilai Rp3,25 triliun dengan menerbitkan 32,58 miliar unit OWK berharga pelaksanaan Rp100 (nominal saham Rp10). Pemegang 5 saham lama pada DPS 2 Desember 2025 berhak atas 102 HMETD; tiap 1 HMETD menebus 1 OWK.  OWK tanpa bunga, dapat diperdagangkan (off-exchange), dan bisa dikonversi 1:1 menjadi saham sejak 1 hari kerja setelah penerbitan sampai sebelum jatuh tempo pada 17 Desember 2026; saham hasil konversi akan tercatat di BEI.

Eco Energi Perkasa (EEP)―pemegang 47,16%―berkomitmen melaksanakan seluruh haknya sekaligus menjadi pembeli siaga hingga maksimal 12,90 miliar OWK (sekitar US$77,03 juta ekuivalen).  Sekitar 86,76% dana hasil aksi ini akan dipinjamkan ke entitas anak Adhi Prakarsa Raya (APR) dan Summer Cahaya Raya (SCR) untuk pembayaran akuisisi saham di Konutara Sejati (KS) dan Karyatama Konawe Utara (KKU); sisanya untuk modal kerja perseroan.

Jadwal utama: cum date reguler/negosiasi 28 Nov 2025, DPS 2 Des 2025, distribusi 3 Des 2025, pencatatan 4 Des 2025, perdagangan & pelaksanaan 4?10 Des 2025, penjatahan tambahan & pembayaran pembeli siaga 15 Des 2025, distribusi OWK & pengembalian dana 17 Des 2025.

https://emitennews.com/news/pack-jajakan-right-issue-via-owk-rp325-t-telisik-detailnya