Daily News 19 November 2025

November 19, 2025 No. 2931

DOID

BUMA Internasional Grup Tbk.

PT. Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA), anak usaha PT. BUMA Internasional Grup Tbk. (DOID), telah melakukan pelunasan penuh lebih awal (full early redemption) atas sisa Senior Notes 2026 senilai USD212,25 juta dengan kupon tetap 7,75%, sebelum jatuh tempo pada Februari 2026. Aksi ini menandai berakhirnya seluruh kewajiban BUMA atas instrumen global bond tersebut dan menghentikan beban bunga ke depan, sehingga langsung memperbaiki profil leverage dan risiko refinancing jangka pendek. Senior Notes ini awalnya diterbitkan pada Februari 2021 dengan nilai pokok USD400 juta dan sempat diamendemen pada Juni 2022 dan Maret 2024.

Pelunasan lebih awal tersebut sebagian besar didanai melalui fasilitas sindikasi BUMA yang melibatkan bank-bank besar nasional seperti BNI, Bank Mandiri, dan BCA, mencerminkan tingkat kepercayaan perbankan yang tinggi terhadap profil risiko dan prospek bisnis BUMA. Secara strategi, manajemen menegaskan langkah ini sebagai bagian dari disiplin pengelolaan modal untuk meningkatkan likuiditas, memperkuat fleksibilitas permodalan, dan menjaga rating/kredibilitas di mata investor.

Ke depan, BUMA berencana tetap mengandalkan struktur pendanaan yang terdiversifikasi, mengombinasikan fasilitas perbankan (konvensional dan syariah), sukuk, obligasi rupiah maupun dolar, serta pembiayaan leasing―guna menjaga fleksibilitas keuangan sembari menyiapkan ruang untuk ekspansi dan inisiatif strategis baru.

Dengan tuntasnya Senior Notes 2026, DOID/BUMA masuk ke fase dengan beban utang valas yang lebih terkontrol, memberikan ruang lebih lega untuk fokus pada operasional dan peluang pertumbuhan di jasa pertambangan dan diversifikasi energi ke depan.

https://emitennews.com/news/anak-usaha-doid-lunasi-senior-notes-2026-lebih-awal-ini-tujuannya

KRYA

Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk.

PT. Bangun Karya Perkasa Jaya Tbk. (KRYA) resmi memasuki babak baru setelah Green City SG Pte. Ltd bersama PT. Green Power Group Tbk. (LABA) dan Yang Jie mengakuisisi sekitar 1,03 miliar saham atau 62% modal disetor perseroan, sehingga menjadi pengendali baru. Sesuai regulasi, Green City SG diwajibkan melakukan tender offer kepada pemegang saham publik dengan harga Rp104 per saham, dengan periode penawaran 18 November?19 Desember 2025.

Green City SG Pte. Ltd merupakan entitas berbasis Singapura yang bergerak di perdagangan besar sepeda motor/skuter dan aktivitas holding, dan pengambilalihan KRYA diklaim sebagai bagian dari strategi mempercepat penetrasi teknologi baterai litium serta memperluas ekosistem kendaraan listrik (EV) di Indonesia. Pengendali baru menargetkan KRYA menjadi entitas inti dalam rantai pasok energi hijau dan mobilitas berkelanjutan, sehingga kegiatan usaha perseroan akan diselaraskan dengan agenda ekspansi mereka.

Manajemen, melalui Direktur KRYA Brigitta Notoatmodjo, menegaskan proses pengambilalihan dilakukan sesuai ketentuan pasar modal dan menempatkan KRYA sebagai platform untuk mengembangkan dan memperluas ekosistem EV di Indonesia. Bagi pemegang saham, aksi ini berpotensi mengubah profil bisnis KRYA dari sekadar emiten EBT menjadi kendaraan strategis grup untuk bermain di segmen transportasi berkelanjutan dan penyimpanan energi, dengan tender offer di Rp104/saham menjadi titik acuan penting dalam jangka pendek.

https://emitennews.com/news/tender-offer-krya-dipatok-rp104-per-saham

SSMS

Sawit Sumbermas Sarana Tbk.

PT. Sawit Sumbermas Sarana Tbk. (SSMS) mengamankan fasilitas pembiayaan sindikasi maksimal Rp5,2 triliun yang dipimpin BRI sebagai Original Mandated Lead Arranger & Bookrunner, bersama BBNI, BSI, LPEI, SDRA, BNII, BBKP, dan BBHI. Skema ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk refinancing fasilitas sindikasi terdahulu, agar mendapatkan tenor yang lebih optimal dan struktur pendanaan yang lebih efisien dan aligned dengan arah strategis grup Citra Borneo Indah (CBI).

Dana sindikasi akan digunakan untuk tiga pilar utama: pembiayaan kembali pinjaman lama, mendukung akuisisi PT. Sawit Mandiri Lestari (SML), serta penambahan modal kerja untuk memperkuat kapasitas pembelian bahan baku, menjaga kelancaran produksi dan distribusi, dan mendorong pertumbuhan operasional.

SML sendiri merupakan kebun kelapa sawit di Kalimantan Tengah dengan luas sekitar 11.046 ha, yang diharapkan memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbesar skala usaha SSMS di industri sawit. Manajemen menegaskan fasilitas ini tidak melanggar perjanjian dengan pihak ketiga dan tidak berdampak negatif terhadap kondisi keuangan perseroan.

Dari sisi perbankan, BRI menegaskan dukungan pada sektor agribisnis melalui solusi terintegrasi BRI One Solutions―mulai pengelolaan keuangan korporasi (Qlola), trade finance, employee benefits, hingga pembiayaan petani plasma (KUR). Kolaborasi strategis antara SSMS dan konsorsium bank ini memungkinkan kebutuhan pembiayaan skala besar dipenuhi secara komprehensif, dengan fokus pada pengembangan kebun, infrastruktur, dan pembiayaan keberlanjutan, sekaligus memperkokoh posisi SSMS sebagai salah satu pemain utama di industri perkebunan kelapa sawit nasional.

https://emitennews.com/news/sawit-sumbermas-ssms-raih-kredit-sindikasi-maksimal-senilai-rp52t

TRIM

Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.

PT. Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. (TRIM) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp550 miliar yang ditawarkan dalam dua skema, yakni Rp500 miliar dengan penjaminan best effort dan Rp50 miliar dengan full commitment. Obligasi tersebut terbagi dalam dua seri untuk masing-masing skema, yaitu Seri A dengan tenor 5 tahun dan tingkat kupon tetap 8% per tahun, serta Seri B dengan tenor 7 tahun dan kupon 8,50% per tahun. Pembayaran bunga dilakukan triwulanan, dengan pembayaran bunga pertama pada 5 Maret 2026 dan pelunasan pokok sepenuhnya pada saat jatuh tempo.

Dana hasil penerbitan obligasi akan difokuskan untuk refinancing kewajiban surat utang sebelumnya. Sekitar Rp50 miliar dialokasikan untuk membayar sebagian pokok Obligasi Berkelanjutan I TRIM Tahap III Tahun 2025 Seri A. Selain itu, dana tambahan dari penawaran best effort sebesar Rp250,71 miliar digunakan untuk melunasi seluruh pokok obligasi seri yang sama, sementara sisa dana diarahkan untuk membayar sebagian pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2023 Seri B.

Dengan strategi ini, TRIM memperbaiki struktur utangnya serta menurunkan risiko refinancing di tahun-tahun mendatang. Penerbitan obligasi ini menandai langkah proaktif TRIM dalam mengamankan pendanaan jangka menengah dan menjaga likuiditas bisnis perusahaan di tengah dinamika pasar modal.

Jadwal penawaran dimulai pada 1?2 Desember 2025, dilanjutkan penjatahan pada 3 Desember, pengembalian pemesanan dan distribusi obligasi pada 5 Desember, serta pencatatan di BEI pada 8 Desember 2025.

https://emitennews.com/news/broker-boy-thohir-trim-jajakan-obligasi-rp550-m-simak-tujuannya