Daily News 30 December 2025
-
CBDK
Bangun Kosambi Sukses Tbk.
-
PT. Bangun Kosambi Sukses Tbk. (CBDK) melakukan injeksi modal ke dua entitas anak, yaitu PT. Mega Andalan Sukses (MAS) dan PT. Cahaya Gemilang Indah Cemerlang, dengan total nilai Rp2,78 triliun melalui penyerapan 199.300 saham baru. Transaksi penguatan modal ini efektif pada 24 Desember 2025, dengan rincian CBDK menyerap 88.300 saham baru MAS senilai Rp2,0 triliun dan 111.000 saham baru Cahaya Gemilang senilai Rp779 miliar.
Setelah transaksi, porsi kepemilikan CBDK meningkat menjadi 341.482 saham MAS setara 77,35% serta 364.182 saham Cahaya Gemilang setara 78,46%, memperkuat posisi pengendalian di kedua entitas. Di sisi lain, Agung Sedayu dan Tunas Mekar Jaya masing-masing memegang 50.000 saham di MAS (11,33%) dan 50.000 saham di Cahaya Gemilang (10,77%), sehingga struktur pemegang saham tetap melibatkan pihak afiliasi/terkait namun CBDK memegang mayoritas yang lebih tegas.
Manajemen menyebut transaksi afiliasi ini dilakukan untuk mempertahankan bahkan meningkatkan kepemilikan, sekaligus mengoptimalkan peluang bisnis dan sinergi pengembangan kawasan PIK 2. Dana tambahan di MAS dan Cahaya Gemilang akan digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan/atau belanja modal, sehingga diharapkan meningkatkan fleksibilitas pendanaan, efisiensi struktur permodalan, dan efektivitas eksekusi proyek.
Dengan kontrol yang lebih kuat, CBDK menargetkan kualitas pengambilan keputusan strategis dan konsolidasi kinerja grup membaik, yang pada akhirnya berpotensi mendukung likuiditas serta kinerja keuangan konsolidasian dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi pemegang saham.
https://emitennews.com/news/emiten-aguan-cbdk-beber-transaksi-rp278-triliun
-
CYBR
ITSEC Asia Tbk.
-
PT. ITSEC Asia Tbk. (CYBR) mengumumkan anak usahanya, PT. ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy)―yang 99% sahamnya dimiliki CYBR―telah menandatangani kontrak kerja sama dengan Republik Technetronic Nusantara (RTN), penyedia layanan bagi Kementerian Pertahanan RI. Kontrak ditandatangani pada 24 Desember 2025 dan mencakup penyelenggaraan pelatihan keamanan siber dan kecerdasan buatan dengan kurikulum yang mengacu pada standar internasional, menekankan kemampuan praktikal, pemahaman tren ancaman siber global, serta pengembangan teknologi AI.
Dari sisi komersial, nilai kontrak disebut mencapai USD60 juta dengan periode pelaksanaan 4 tahun sejak kontrak diteken. CYBR menilai kerja sama ini berpotensi memperkuat portofolio layanan edukasi dan pengembangan talenta siber/AI melalui lini academy, sekaligus membuka peluang kontribusi pendapatan yang lebih berulang dari bisnis pelatihan, meski realisasinya akan bergantung pada jadwal pelaksanaan dan ruang lingkup layanan yang dieksekusi sesuai kontrak.
Secara strategis, kontrak ini juga diposisikan untuk mengerek positioning CYBR sebagai penyedia solusi keamanan siber yang lebih terintegrasi karena tidak hanya menawarkan layanan teknologi, tetapi juga penguatan kapabilitas SDM. Manajemen menekankan keterlibatan Kementerian Pertahanan berada dalam konteks end-user melalui RTN, sementara ITSEC Cyber & AI Academy bertindak sebagai pelaksana pelatihan sesuai ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati.
https://emitennews.com/news/dukung-kemenhan-entitas-cybr-teken-kontrak-siber-ai-usd60-juta
-
KEJU
Mulia Boga Raya Tbk.
-
Bel S.A menuntaskan mandatory tender offer (MTO) atas saham PT. Mulia Boga Raya Tbk. (KEJU), namun respons investor tergolong sangat minim. Sepanjang periode penawaran 14 November 2025 hingga 13 Desember 2025, Bel S.A hanya menyerap 43.950 saham pada harga Rp614 per saham (total sekitar Rp26,98 juta), dan penyelesaian MTO dilakukan pada 23 Desember 2025. Realisasi ini setara hanya 0,0191% dari target 229.852.874 saham, sehingga praktis hampir seluruh kuota tender masih tidak terserap.
Pada saat peluncuran, Bel S.A menyiapkan dana maksimal Rp141,12 miliar untuk menjaring hingga 229,85 juta saham publik (setara 4,09% dari modal ditempatkan) dengan harga penawaran Rp614 per saham, dengan pelaksana CGS International Sekuritas Indonesia. Sejumlah pihak dikecualikan atau telah menyatakan tidak berpartisipasi, termasuk Garudafood sebagai pengendali bersama lain, serta beberapa pemegang saham yang menandatangani pernyataan tidak ikut tender (total 412.879.875 saham atau sekitar 7,34% dari modal ditempatkan dan disetor), yang ikut menjelaskan rendahnya potensi saham yang benar-benar “available” untuk masuk tender.
Setelah MTO rampung, Bel S.A diproyeksikan memiliki kepemilikan maksimum 1.495.477.874 saham atau 26,59% dari modal ditempatkan dan disetor, sehingga karena kepemilikan Bel tidak melampaui 80%, kewajiban pengalihan kembali saham sesuai Pasal 21 POJK 9/2018 tidak berlaku. Aksi perubahan pengendalian ini ditujukan untuk membangun kolaborasi Bel dan Garudafood dalam pengembangan bisnis keju di Indonesia―terutama lewat inovasi produk berbasis keahlian Bel―dan Bel juga menegaskan tidak berencana delisting, mengubah status menjadi tertutup, ataupun melikuidasi KEJU.
https://emitennews.com/news/tender-sepi-peminat-pengendali-keju-gulung-43950-lembar
-
PTRO
Petrosea Tbk
-
PT. Petrosea Tbk. (PTRO) melaporkan progres kontrak jasa pertambangan dengan PT. Pasir Bara Prima (PBP), anak usaha PT. Singaraja Putra Tbk. (SINI), untuk proyek di Kapuas, Kalimantan Tengah yang berjalan sejak 13 Agustus 2024. Hingga update terbaru, PTRO telah merealisasikan pengupasan dan pemindahan lapisan penutup (overburden removal) lebih dari 7,2 juta BCM, menegaskan aktivitas operasional sudah berjalan dan bertahap mengonversi backlog menjadi realisasi pekerjaan.
Kontrak ini bersifat life of mine dengan estimasi nilai sekitar Rp17,4 triliun, mencakup lingkup pengupasan overburden total sekitar 234,9 juta BCM serta target produksi batubara sekitar 26,0 juta ton. PTRO juga menyatakan akan terus memperkuat sinergi dan mendukung proyek-proyek dalam grup, sejalan dengan strategi pertumbuhan grup Petrindo yang tengah merencanakan akuisisi atas SINI; jika akuisisi rampung, Petrindo secara konsolidasi disebut akan memiliki portofolio konsesi batubara dengan total cadangan sekitar 378 juta ton (thermal dan metallurgical), yang berpotensi mengerek skala grup secara signifikan.
Dari sisi infrastruktur pendukung, PT. Lintas Kelola Bersama (LKB)―entitas patungan yang dimiliki 51% oleh PTRO dan 49% oleh PBP―sedang menyelesaikan pembangunan hauling road yang akan dikelola dan dimiliki LKB. Jalan tambang ini memiliki panjang total sekitar 29,6 km yang terbagi dalam enam segmen, dengan pekerjaan konstruksi dilaksanakan oleh PTRO. Manajemen menekankan pengembangan proyek dan pengelolaan hauling road akan dijalankan secara prudent dan sesuai regulasi, memperkuat posisi PTRO sebagai kontraktor tambang terintegrasi yang tidak hanya menangani produksi tambang tetapi juga infrastruktur logistiknya.
https://emitennews.com/news/ptro-garap-kontrak-tambang-rp174t-overburden-tembus-72-juta-bcm